Akurat Logo

Habiburokhman Bela Sayembara Rp8 Miliar Maruarar Sirait untuk Tangkap Harun Masiku

Atikah Umiyani | 29 November 2024, 23:11 WIB
Habiburokhman Bela Sayembara Rp8 Miliar Maruarar Sirait untuk Tangkap Harun Masiku

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, mendukung langkah Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait yang menggelar sayembara berhadiah Rp8 miliar bagi siapa saja yang berhasil menangkap Harun Masiku.

Harun Masiku adalah tersangka kasus dugaan suap penetapan calon anggota DPR RI terpilih periode 2019–2024 dari PDI Perjuangan, dan hingga kini masih buron dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Habiburokhman menilai, langkah Maruarar ini sah-sah saja dan bahkan dapat menjadi dorongan bagi lembaga penegak hukum untuk lebih bersemangat dalam menangani kasus buronan.

"Sayembara itu bukan sesuatu yang terlarang. Justru ini bisa menjadi pemicu semangat lembaga terkait untuk bekerja lebih keras," ujar Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (29/11/2024).

Baca Juga: Skandal Surat Suara Tercoblos di TPS Pinang Ranti: Tim Hukum RIDO Desak Oknum KPPS Jadi Tersangka

Habiburokhman juga merespons kritik dari PDI Perjuangan (PDIP) yang menilai langkah Maruarar sebagai tindakan arogan dan menistakan kinerja KPK.

Ia balik menantang PDIP untuk lebih serius membantu proses hukum terhadap Harun Masiku, mengingat masyarakat menanti penuntasan kasus ini.

"Kalau PDIP keberatan, sebaiknya fokus dulu untuk mengurus Harun Masiku. Banyak masyarakat yang ingin dia segera ditangkap," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, mengkritik langkah Maruarar Sirait, menyebut sayembara Rp8 miliar itu arogan dan merendahkan kredibilitas KPK.

"Apa yang dilakukan Ara itu sebenarnya adalah penistaan terhadap KPK. Artinya, KPK tidak dipercaya untuk melaksanakan tugasnya," ujar Deddy kepada media, Kamis (28/11/2024).

Menurut Deddy, tindakan Maruarar berpotensi menciptakan persepsi buruk terhadap KPK dan tidak seharusnya dilakukan seorang pejabat negara.

Baca Juga: Dijanjikan Sang Putra Liburan Bareng, Venna Melinda: Belum Tahu Kemana...

"Sehingga dia menghasut rakyat dengan iming-iming Rp8 miliar untuk menangkap buronan KPK. Ini justru kontraproduktif," pungkas Deddy.

Maruarar Sirait, yang akrab disapa Ara, sebelumnya mengumumkan sayembara senilai Rp8 miliar dari uang pribadinya untuk membantu menemukan Harun Masiku.

Langkah ini mendapat perhatian publik dan menjadi sorotan karena Harun telah buron sejak awal 2020.

Ara menegaskan, langkah ini bertujuan mendorong akuntabilitas dan menyelesaikan kasus yang dianggap masyarakat sebagai simbol ketidakadilan hukum.

"Saya gunakan berkat Tuhan ini untuk memberantas korupsi di Indonesia," kata Ara.  

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.