Polisi Gadungan Tipu Warga yang Ingin Jual Motor di Tangsel
Dwana Muhfaqdilla | 13 September 2024, 16:02 WIB

AKURAT.CO Seseorang mengaku sebagai polisi, diduga menipu seorang pria berinisial MHS hingga kehilangan satu unit sepeda motor.
Awalnya, korban bersama dengan terduga pelaku sepakat untuk bertemu di Jalan Kapten Djojohadikusumo, Serpong, Tangerang Selatan, pada Kamis (12/9/2024) untuk bernegosiasi motor. Saat pertemuan, pembeli berpenampilan layaknya seorang polisi.
"Korban MHS menjual satu unit sepeda motor kepada terlapor yang masih dalam lidik, selanjutnya terlapor mengaku sebagai polisi dengan berpakaian seragam polisi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Jumat (13/9/2024).
Ade Ary menjelaskan, pembeli yang diduga polisi gadungan itu sempat menginterograsi penjual motor. Bahkan, penjual dituding seolah-olah memperdagangkan sepeda motor bodong alias hasil curian.
"Terlapor mengatakan bahwa motor (milik korban) tidak memiliki surat-surat kendaraan yang lengkap," ucap dia.
Tak hanya itu, polisi gadungan tersebut juga turut merampas ponsel milik korban. Dia berdalih ponselnya disita untuk keperluan barang bukti.
"Terlapor meminta handphone milik korban dengan alasan akan dijadikan barang bukti," tukas dia.
Atas kejadian tersebut, korban disebut merugi hingga puluhan juta rupiah. Kasus ini, telah dilaporkan ke Polres Tangerang Selatan.
"Kami sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut," tutup dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat







