Ayah Hadi, Terpidana Kasus Pembunuhan Vina Yakin Anaknya Tak Bersalah

AKURAT.CO Pihak keluarga dari terpidana kasus pembunuhan Vina, Hadi Saputra, melaporkan ayah Eki, Iptu Rudiana ke Bareskrim Polri terkait dugaan keterangan palsu.
Ayah Hadi, Kasana, meminta Iptu Rudiana bisa diproses secara hukum. Pelaporan ini muncul setelah praperadilan Pegi Setiawan dikabulkan oleh Pengadilan Negeri (PN) Bandung.
"Kalau kita mah cari yang lurusnya saja, pengennya Pak Rudiana segera diproses saja, karena untuk menegakkan hukum keadilan," kata Kasana saat ditemui di Bareskrim Polri, Rabu (17/7/2024).
"Yang penting harapan kita mah, luruskan keadilan dan kalau anak saya tidak bersalah ya tolong bebaskan mereka," imbuhnya.
Kasana pun meyakini, bahwa anaknya tidak terlibat dalam kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina pada 2016 silam.
Baca Juga: Ayah Eki Dilaporkan ke Bareskrim Polri Atas Dugaan Kesaksian Palsu di Kasus Vina
"Insyallah, anak saya, yakin, tidak melakukan. Yakin (tidak membunuh). Yakin (tidak memperkosa)," ungkapnya.
Selain itu, dia mengungkapkan bahwa pihaknya mulai berani buka suara lantaran dibantu oleh tim hukum dari Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).
"Engga (bukan karena Pegi sudah bebas), karena kita juga diarahkan ke tim Peradi oleh Bapak Dedi Mulyadi. Kuncinya anak kita enggak bersalah dan tidak melakukan," tukas Kasana.
Sebelumnya, salah satu terpidana kasus Vina Cirebon, Hadi Saputra, melaporkan ayah Eki, Iptu Rudiana, ke Bareskrim Polri atas dugaan kesaksian palsu.
"Yang hari ini akan melaporkan itu satu terpidana atas nama Hadi Saputra, akan melaporkan Aiptu pada saat itu, sekarang Iptu Rudiana,' kata kuasa hukum tujuh terpidana kasus Vina Cirebon, Jutek Bongso di Bareskrim Polri, Rabu (17/7/2024).
Meski begitu, Jutek enggan membeberkan isi laporannya. Hanya saja, dia mengungkapkan bahwa pihaknya tidak hanya ingin melaporkan mengenai kesaksian palsu.
"Jadi gini, kami bukan hanya melaporkan tentang kesaksian palsu yah, tapi melaporkan tentang apa yang mereka alami," katanya.
"Kan sebagaimana kita tahu selama ini ada isu tentang penganiayaan, ada isu tentang penyiksaan, ada isu tentang penekanan secara psikis, ya itu salah satu yang akan kami laporkan mewakili Hadi Saputra, apakah betul, itu akan kita uji," imbuhnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 7Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







