Ajukan Pra Peradilan ke PN Bandung, Pegi Setiawan Minta KY Monitor Persidangan

AKURAT.CO Tim kuasa hukum Pegi Setiawan telah mengajukan pra peradilan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jawa Barat pada Selasa (11/6/2024). Tak hanya itu, Pegi juga meminta Komisi Yudisial (KY) untuk memonitor persidangan pra peradilan tersebut.
"Tujuan kami datang kesini adalah agar KY memonitor persidangan terutama persidangan pra peradilan, pra peradilan telah kami daftarkan kemarin dan insyaallah tidak begitu lama lagi akan sidang," kata kuasa hukum Pergi, Marwan Iswandi, di Kantor KY, Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2024).
Setelah ke KY, dirinya mengancam akan membawa kasus ini ke badan pengawas Mahkamah Agung (MA), jika memang nantinya ada indikasi perbuatan melanggar hukum.
Baca Juga: Cari Titik Terang Kasus Vina, Polisi Lakukan Tes Psikologi ke Pegi dan Para Saksi
"Kalau ada indikasi perbuatan melanggar hukum, saya akan mengambil langkah-langkah preventif ke Komisi III, Komisi Yudisial, saya pun nanti akan datang ke badan pengawas Mahkamah Agung," tukasnya.
Sampai saat ini, Marwan merasa tidak ikhlas akan perjalanan kasus Vina Cirebon. Sebab, sosok yang dianggapnya sebagai pembunuh Vina dan Eki masih berkeliaran.
"Jangan juga mengorbankan, mentang-mentang orang lemah dikorbankan dijadikan kambing hitam, saya tidak ikhlas di sana," pungkas Marwan.
Sebelumnya, Pegi Setiawan mengajukan gugatan praperadilan ke PN Bandung lantaran telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jabar. Saat ini, tim kuasa hukumnya masih menunggu jadwal persidangan dari PN Bandung.
Selain gugatan praperadilan, pihaknya juga resmi mengajukan penangguhan penahanan ke penyidik Polda Jabar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 6Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK






