Usut Kasus Vina Cirebon, Hotman Paris Minta Presiden Jokowi Bentuk Tim Pencari Fakta
Dwana Muhfaqdilla | 11 Juni 2024, 17:42 WIB

AKURAT.CO Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea, meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membentuk tim pencari fakta demi mengusut tuntas kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon 2016 silam.
“Maka kami tim Hotman 911, selaku kuasa hukum dari keluarga Vina berpendapat kasus ini sebaiknya penyidikannya sementara ditunda dulu, agar Pak Jokowi mencari tim pencari fakta yang netral,” katanya dalam konferensi pers di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/6/2024).
Baca Juga: 4 Menteri Hadir di MK, Hotman Paris: Fitnah Soal Bansos Makin Terbukti Cuma Pepesan Kosong
Hotman mengharapkan, tim pencari fakta tersebut nantinya berisi para ahli hukum pidana dari berbagai universitas, demi menyelidiki kasus ini sampai tuntas.
“Dan setelah terkumpul nanti, maka diberikan kepada penyidik agar dilanjutkan ke kejaksaan dan ke persidangan,” tuturnya.
Tim pencari fakta ini dianggap memiliki urgensi yang tinggi, lantaran kasus Vina Cirebon tidak mungkin terbongkar, jika hanya mengandalkan penyidikan yang hanya terfokus ke salah satu tersangka yakni Pegi Setiawan alias Perong.
“Karena sekarang ini kan targetnya hanya satu, itu Pegi, sementara misteri dari kejadian ini, dan kenapa berita acara saling bertentangan itu tidak terbongkar, apa yang terjadi tidak terbongkar,” tukas Hotman.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah bersuara dengan memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengawal kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon.
Dia meminta, agar kasus tersebut dikawal secara terbuka dan transparan. Menurutnya, tidak ada yang perlu ditutupi terhadap berjalannya proses hukum kasus Vina.
"Tanyakan ke Kapolri. Saya sudah menyampaikan agar kasus itu betul-betul dikawal dan transparan, terbuka semuanya," kata Jokowi, usai mengunjungi Pasar Lawang Agung, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Kamis (30/5/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








