Ternyata Pegi Tulang Punggung Keluarga Sejak Usia 15 Tahun

AKURAT.CO Salah satu tersangka pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon, Pegi Setiawan alias Perong, merupakan tulang punggung keluarga sejak umur 15 tahun.
Di usia itu, Pegi sudah bekerja sebagai buruh, karena orangtuanya yang berpisah. Sehingga, sang ibu menggantungkan hidupnya pada Pegi.
"Pegi itu adalah tulang punggung keluarga, karena sejak di usia 15 tahun sudah kerja sebagai buruh bangunan. Kan orang tuanya sudah berpisah, jadi ibunya itu menggantungkan hidupnya pada Pegi," kata Kuasa Hukum Pegi, Sugianti Iriani, saat dihubungi wartawan, Sabtu (25/5/2024).
Baca Juga: Pegi Alami Stress Usai Ditangkap, Mengaku Tidak Membunuh Vina
Sugianti mengklaim, sedari dulu Pegi hanya bermain di sekitar rumah saja saat pulang kerja. Bahkan saat sore, Pegi kembali pulang ke rumah.
Belum lagi, Pegi dikenal sebagai orang yang baik, selalu menegur tetangga dan tidak terlihat mempunyai sifat yang kejam, sehingga tidak mungkin melakukan aksi keji seperti membunuh.
"Apalagi dia kan seorang buruh, sehari-harinya hanya bekerja mencari makan untuk dirinya dan keluarganya. Tidak mungkin dia bisa hura-hura bermain dengan orang-orang yang memang punya uang untuk geng motor, tidak ada waktu untuk kumpul-kumpul dengan geng motor," pungkas Sugianti.
Sebelumnya, Pegi Setiawan alias Perong berhasil ditangkap di Bandung pada Selasa (21/5/2024) malam.
"Iya, atas nama Pegi Setiawan diamankan tadi malam di Bandung," kata Dirreskrimum Polda Jabar, Kombes Surawan dalam keterangannya, Rabu (22/5/2024).
Pegi sendiri telah menjadi buronan selama hampir delapan tahun. Setelah Pegi ditangkap, masih ada dua orang buronan (DPO) terkait pembunuhan Vina Cirebon yang masih dalam pengejaran, yaitu atas nama Andi dan Dani.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







