DKPP Jadwalkan Sidang Perkara Dugaan Asusila Ketua KPU Hasyim Asy'ari Akhir Mei 2024
Citra Puspitaningrum | 8 Mei 2024, 23:00 WIB

AKURAT.CO Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) segera melangsungkan sidang asusila yang menjerat Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asy'ari dalam perkara dugaan tindak asusila pada akhir Mei 2024.
Ketua DKPP, Heddy Lugito mengatakan, pihaknya akan memprioritaskan perkara dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP) dengan terduga Hasyim Asy'ari.
"Ini perkara yang lumayan menajdi perhatian publik dan dengan pertimbangan agar pengadu juga mendapat kepastian hukum. Oleh karena itu DKPP mengambil langkah agar tidak dengan memeriksa perkara lain," kata Heddy di Harmoni, Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2024).
Heddy memastikan perkara Hasyim Asy'ari dipercepat karena sudah selesai pemeriksaan administrasi dan faktual. "Jadi akan kita lakukan, bukan percepatan, kita prioritaskan penanganan perkara ini agar semua mendapat kepastian," ujarnya.
Heddy menambahkan, pihaknya memutuskan hal tersebut guna memastikan tak ada isu atau kasus saling menyudutkan penyelenggara pemilu.
"Ini agar tidak menjadi isu, tidak menjadi saling menyudutkan, Kemungkinan akan kita sidangkan akhir bulan ini, akhir bulan Mei," tuturnya.
Kendati demikian, Heddy belum dapat memastikan tanggal sidang pemeriksaan Hasyim terhadap anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) yang menjadi korban pelanggaran KEPP ini.
"Kita jadwalkan tidak sampai lewat bulan mei. Sekarang ini kan tanggal 9 ya kira-kira 3 mingguan lagi," sambungnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









