Polisi Dalami Keterlibatan Pihak Lain dalam Kasus Jasa Pemalsuan Sertifikat Keturunan Nabi Muhammad SAW di Web Rabithah Alawiyah
Dwana Muhfaqdilla | 3 Maret 2024, 23:00 WIB

AKURAT.CO Polisi akan mendalami dugaan adanya keterlibatan pihak lain, dalam kasus pemalsuan web Rabithah Alawiyah dan perjanjian pembuatan sertifikat habib melalui jalur belakang.
"Semua akan didalami di tahap penyidikan, termasuk di dalamnya, jika ada dugaan keterlibatan pihak lainnya," ujar Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, dikutip Minggu (3/3/2024).
Polda Metro Jaya saat ini baru menemukan satu fakta, yakni pelaku melancarkan aksinya seorang diri. Namun, jika terdapat informasi lain seputar jaringan pemalsu sertifikat habib ini, polisi akan mengusutnya.
Sebelumnya, seorang pria berinisial JMW (24) telah ditangkap polisi karena diduga melakukan penipuan di situs Rabithah Alawiyah. Warga Kampung Bulak, Kalideres, Jakarta Barat, ini dibekuk petugas kepolisian pada Rabu (28/2/2024).
Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, dalam aksinya JMW menawarkan jasa verifikasi pencatatan nama terdaftar sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW.
"(Pelaku) membuat blog palsu, dan menjanjikan pembuatan sertifikat habib melalui jalur belakang," ujar Ade, Sabtu (2/3/2024).
Adapun pengungkapan kasus ini berawal dari adanya laporan pada Desember 2023, yang mana terdapat website yang mengatasnamakan sebagai situs resmi dari organisasi Rabithah Alawiyah.
"Yang mana di dalam blogspot tersebut berisi tentang nasab semua habib yang sudah terdata di Rabithah Alawiyah," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









