KPK Telisik Pengadaan APD Rp3,03 Triliun, Menkes Tak Kaget

AKURAT.CO Menkes Budi Gunadi Sadikin mengaku tak kaget mendengar KPK sedang menelisik pengadaan alat pelindung diri (APD) Covid-19, di Kemenkes. Budi mengaku sudah mengendus adanya korupsi sejak sebelum diangkat menjabat menkes.
Dirinya mengaku sudah memelajari adanya potensi korupsi, namun pada saat awal pandemi Covid-19 mewabah, negara harus bergerak cepat. Sementara KPK menelisik adanya kerugian negara Rp3,03 triliun untuk 5 juta set pengadaan APD.
"Memang itu terjadi di awal-awal sebelum saya masuk. Tapi kalau itu untuk menyelamatkan masyarakat, harusnya enggak masalah," kata Budi, di Jakarta, Sabtu (11/11/2023).
Baca Juga: Korupsi APD Covid-19, Pejabat Kemenkes Dicegah Ke Luar Negeri
KPK mulai menyidik perkara korupsi pengadaan APD di Kemenkes pada 9 Oktober 2023. Namun sejauh ini siapa tersangkanya belum diumumkan KPK.
Budi memastikan jajarannya mendukung penuh upaya penegakan hukum ini.
"Saya sudah pelajari sebelum saya masuk, memang ada pembelian-pembelian yang harus cepat dilakukan di awal-awal, sehingga dapat terjadi banyak harga-harga yang mungkin tidak sesuai atau berbeda," kata dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang






