Banyak Prajurit Terlibat Kriminal, Panglima TNI Tingkatkan Pengawasan

AKURAT.CO Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono, menekankan seluruh komandan satuan jajaran untuk terus meningkatkan pengawasan prajurit. Berkaca dari maraknya kasus kriminal yang melibatkan anggota TNI.
Menurutnya, berbagai kasus kriminal yang dilakukan oleh oknum aparat dapat menghilangkan nama baik dan citra positif TNI di mata masyarakat.
"Pada akhir-akhir ini ada peningkatan kasus kriminal oleh oknum prajurit TNI. Sehingga dapat menjadi sentimen negatif di masyarakat, bahkan menutup citra positif TNI yang selama ini sudah dibangun dengan susah payah," jelas Panglima TNI dalam keterangannya, Senin (4/9/2023).
"Saya menekankan agar tidak ada prajurit yang lepas dari satuannya, dan Komandan Satuan harus bertanggung jawab terhadap prajuritnya meski di mana pun tugasnya," sambungnya.
Oleh karenanya, Panglima TNI meminta kepada komandan satuan untuk lebih meningkatkan pengamanan dan pengawasan, khususnya terhadap prajurit yang suka berperilaku aneh dan tidak wajar.
Selain itu, dia juga meminta kepada Pom TNI untuk dapat mengambil tindakan cepat dan tegas apabila terdapat oknum prajurit yang terbukti melakukan penganiayaan, kekerasan atau intimidasi kepada masyarakat.
"Kepada para Komandan satuan agar lebih diintensifkan jam Komandan kepada seluruh prajurit, untuk memberikan perhatian, penekanan dan evaluasi tugas-tugas sehingga jelas arah dan kebijakan pemimpinnya. Dan jangan ditutp-tutupi karena pada akhirnya pasti akan merugikan citra dan nama baik satuan dan TNI," jelas Panglima TNI.
Sebelumnya, prajurit TNI dan Paspampres menjadi pelaku penganiayaan hingga tewas terhadap seorang pemuda.
Komandan Paspampres, Mayjen Rafael Granada Baay, mengonfirmasi bahwa ada anggotanya yang melakukan penganiayaan terhadap pemuda bernama Imam Masykur.
Hingga saat ini kasus penganiayaan yang menewaskan pemuda asal Aceh itu tengah diselidiki Pomdam Jaya dengan dibantu Puspomad.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini






