AKURAT.CO Terpidana kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo, telah resmi dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan Salemba.
Selain Ferdy Sambo, dua terpidana lain yakni Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal juga resmi mendekam di lapas tersebut.
Humas Ditjen PAS, Rika Aprianti, mengatakan, ketiganya ditempatkan di kamar mapenaling atau masa pengenalan lingkungan. Penempatan ini dilakukan usai mereka menjalani berbagai proses administrasi.
Baca Juga: Ferdy Sambo Kini Mendekam Di Lapas Salemba
"Mereka ditempatkan di kamar mapenaling. Penerimaan ini sesuai dengan SOP dan dilakukan setelah menjalani proses administrasi penerimaan, seperti pengecekan berkas dan pemeriksaan kesehatan," jelas Rika dalam keterangannya, Jumat (25/8/2023).
Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis mati terhadap Ferdy Sambo, 20 tahun penjara untuk Putri Candrawathi, 15 tahun penjara untuk Kuat Ma'ruf dan 13 tahun penjara untuk Ricky Rizal.
Keempatnya mengajukan upaya banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, namun ditolak.
Baca Juga: Korting Vonis Ferdy Sambo Cs, Keagungan MA Dipertanyakan
Oleh karena itu, mereka mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Hasilnya, hukuman Ferdy Sambo berkurang menjadi penjara seumur hidup. Sementara Putri Candrawathi dan Kuat Ma'ruf menjadi 10 tahun penjara dan Ricky Rizal menjadi 8 tahun penjara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








