Mamat Alkatiri Minta Maaf, Pihak Hillary Brigitta Tunggu Mediasi

AKURAT.CO, Kuasa hukum Hillary Brigitta, Fauzan Rahawarin mengapresiasi sikap komika Mamat Alkatiri yang meminta maaf atas perbuatannya yang dinilai telah mencemarkan nama baik.
Kendati demikian, Fauzan mengatakan permintaan maaf Mamat tidak menghentikan proses hukum yang sedang berjalan.
"Kebetulan kami sudah lihat permintaan maafnya dari Mamat ya. Jadi sebelumnya itu kami sudah sampaikan sekalipun proses hukum jalan tetapi tidak menutup ruang restorative justice," kata Fauzan saat dihubungi wartawan, Selasa (11/10/2022).
Fauzan menuturkan pihaknya terbuka apabila Mamat ingin menyelesaikan permasalahan dengan mediasi.
"Iya opsi perdamaian terbuka. Harapan kita ke depan ini visa jadi edukasi masyarakat umum dalam hal penyampaian di depan publik tidak boleh gunakan kata-kata yang tidak semestinya seperti yang sudah kita laporkan itu," ucapnya
Melalui pertemuan dan mediasi itu, tidak menutup kemungkinan berujung pada pencabutan laporan.
"Kalau misalkan nanti dalam proses pertemuan mediasi itu ada negosiasi untuk mencapai sepakat atau mufakat itu. Jadi nanti yang bisa memastikan itu (pencabutan laporan) setelah terjadinya mediasi," tuturnya.
Sebelumnya, komika Mamat Alkatiri dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem Hillary Brigitta.
Laporan tersebut dilayangkan oleh Brigitta melalui kuasa hukumnya Muhammad Fauzan Rahawarin pada Senin (3/10/2022), dan teregistrasi dengan nomor LP / B / 5054 / X / 2022 / SPKT / Polda Metro Jaya.
Terkait hal ini, Mamat menyampaikan bahwa dirinya memohon maaf sebesar-besarnya kepada Hillary Lasut atas kata-katanya yang telah membuat Hillary tersinggung dalam sebuah acara diskusi.
"Pada kesempatan kali ini, saya ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Kak Hillary Brigitta Lasut atas kata-kata saya yang telah membuatnya tersinggung pada sebuah acara diskusi, di mana saya menjadi seorang penampil saat itu," kata Mamat.
Mamat mengaku tidak sama sekali mempunyai niat untuk menyerang Hillary Brigitta secara personal.
"Tetapi tidak ada sedikit pun niat dan tujuan dan maksud dari saya untuk menyerang Kak Hillary secara personal, yang saya lakukan di situ adalah mengkritik closing statement dari Kak Hillary Brigitta Lasut yang diundang pada diskusi tersebut sebagai seorang anggota DPR RI," lanjut Mamat.
"Jadi tidak ada kritik, tidak ada cacian atau tidak ada makian yang ditujukan kepada pribadi atau personal Kak Hillary. Itu ditujukan kepada closing statement-nya kak Hillary atau opini dari kak Hillary," tambah Mamat.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





