Akurat

Viral! Fabelio Tak Bayar Gaji hingga Paksa Karyawannya Resign, Bangkrut?

Endra Prakoso | 16 Desember 2021, 11:40 WIB
Viral! Fabelio Tak Bayar Gaji hingga Paksa Karyawannya Resign, Bangkrut?

AKURAT.CO, Sebuah marketplace bernama Fabelio viral di media sosial lantaran tak kunjung membayar tunggakan gaji karyawan sejak Oktober 2021. Bahkan, sejumlah karyawan juga diduga dipaksa untuk mengundurkan diri (resign).

Hal tersebut membuat sejumlah karyawan Fabelio menuntut dengan membuat sebuah petisi di laman change.org.

Petisi tersebut dibuat dibuat oleh karyawan Fabelio sendiri sekitar 3 minggu yang lalu dengan target 5.000 tanda tangan.

"Sudah dari bulan September, Fabelio (Salah satu marketplace untuk furnitur) belum juga membayarkan gaji untuk pegawai dan vendor-vendornya," tulis petisi tersebut sebagaimana dilihat AKURAT.CO, Jakarta, Kamis (16/12/2021).

Dalam petisinya, sang karyawan meminta Fabelio agar membayar gajinya terhitung mulai September 2021.

Dia bercerita sudah sejak lama bekerja di level 5 Fabelio. Menurutnya, dia terakhir kali mendapatkan gaji pada September 2021 lalu dan hanya 75 persen saja.

"Gaji untuk karyawan di level 5 itu antara Rp2,5 juta sampai Rp7 juta per bulannya. Status karyawannya juga beragam. Ada yang sudah menikah dan harus membiayai hidup keluarga, maupun yang masih single tapi tetap harus menyokong perekonomian orang tua," tulis dia.

Berdasarkan keterangan karyawan, hingga saat ini belum ada penjelasan dari pihak Fabelio soal gaji karyawan yang belum juga dibayarkan.

"Sampai saat ini, juga belum ada klarifikasi kepada kami, kenapa gaji kami belum dibayarkan. Pihak perusahaan juga tidak pernah mengumumkan, perusahaan ini apakah akan bangkrut atau terus berjalan. Termasuk pengumuman kapan gaji dibayarkan," tulisnya. 

"Kami sebagai karyawan ingin menuntut hak kami! Kami ragu bisa melakukan audiensi dengan Fabelio secara langsung, mengingat level karyawan saya ada di level 5. Karena itu saya membuat petisi ini. Untuk meminta Fabelio memenuhi kewajibannya, dengan membayarkan gaji karyawan dan vendor," sambung dia.

Dia pun meminta bantuan seluruh pihak agar petisi online tersebut ditandatangani dan seluruh karyawan bisa mendapatkan haknya.

"Teman-teman bantu saya dan kawan-kawan di Fabelio untuk mendapatkan hak kami ya. Kami butuh banget dukungan kalian," tutup dia.

Tak hanya itu saja, Fabelio juga dilaporkan tidak membayar kewajiban kepada vendor dan pengembalian dana (refund) kepada konsumen.

Perusahaan juga disebut hingga kini tidak menjalankan pesanan klien Fabelio Projects meskipun sudah dibayar.

Keluhan-keluhan tersebut muncul di kolom komentar Instagram resmi @fabelio.

"Sejak penerbitan quotation dan dp 50% sejak tanggal 20 agts 2021. Barang blm sampe sampai hari ini juga. Udah hampir 3 bulan," tulis akun @mas_gats.

"Sofa kami yang ada disitu gimana kabarnya," tulis @lovise.sofa.

"Pesan barang dari bulan Mei dijanjikan bulan Juli, disuruh ganti dijanjikan bulan Agustus. Sampai 3x pergantian dan berujung pembatalan dan Refund 30-45 hari kerja, refund proses cepat. Kenapa saldo langsung bisa 0 Rupiah? Sedangkan saldo rekening tidak ada masuk uang refund?" tulis akun @elkilany.maharani. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.