Akurat

Pospera Resmi Polisikan Arya Sinulingga

Okto Rizki Alpino | 16 November 2020, 18:10 WIB
Pospera Resmi Polisikan Arya Sinulingga

AKURAT.CO, Relawan Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) benar-benar melaporkan staf khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga ke Mabes Polri hari ini (16/11/2020).

Laporan itu buntut dari pernyataan Arya di WhatsApp Group (WAG) yang bocor ke relawan Pospera. Arya kini dituntut dengan pasal fitnah dan kabar bohong.

Ketua LBH DPP Pospera Sarmanto Tambunan menyatakan, laporan yang mereka ajukan diikuti oleh seluruh cabang Pospera se Indonesia hari ini (16/11/2020). Mereka akhirnya mengambil langkah hukum lantaran Arya dianggap tak punya itikad baik untuk meminta maaf dN menjelaskan maksud pernyataannya itu.

"Ini langkah hukum yang kami tempuh. Termasuk dalam daftar pelapor adalah komisaris BUMN atau anak BUMN yang ada aktivis Posperanya," katanya.

Dia mengungkapkan, para komisaris berlatar relawan Pospera tidak terima dengan pernyataan Arya. Karenanya, laporan mereka sekaligus ingin menunjukan kinerja BUMN yang dituduhkan Arya selalu merugi selama lima tahun belakangan.

"Jadi, apa yang dituduhkan bahwa semua BUMN yang ada komisaris dari Pospera rugi terus selama lima tahun belakangan itu fitnah. Mencemarkan nama Pospera," katanya.

Dia mengatakan, Pospera sebetulnya telah memberi tenggat waktu 3X24 jam kepada Arya. Tetapi, selama itu, Arya Sinulingga tak berniat meminta maaf ataupun mengklarifikasi pernyataannya itu. Pernyataan tersebut justru memicu kemarahan pada relawan Pospera di seluruh tanah air.

"Makanya jadi ini serentak kami laporkan ke Polda-polda," katanya.

Kini, kata dia, Arya Sinulingga akan berhadapan dengan relawan Pospera di kepolisian. Dia mengatakan, untuk menguji kebenaran antara pihak Pospera degan Arya Sinulingga akan diuji dalam pemeriksaan kepolisian nantinya.

"Kami menduga, kalau yang bersangkutan nggak mau klarifikasi dan nggak mau minta maaf, patut diduga pernyataan yang bersangkutan adalah pernyataan menteri Erik Tohir," katanya.

Sebelumnya, Sarmanto menyebut ada tujuh relawan Pospera yang kini menduduki kursi komisaris BUMN dan anak usaha BUMN. Diantaranya Komisaris Perum Damri, dan Komisaris Semen Batu Raja. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

O
B
Editor
Badri