Belajar dari Kasus Kalapas Cibinong: Mengapa Sifat Qanaah dan Amanah Adalah Kunci Kebahagiaan Hakiki?

AKURAT.CO Kasus Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong kembali menjadi perhatian publik setelah ditemukan fasilitas mewah di dalam lapas. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan kemudian menjatuhkan sanksi kepada 17 pegawai, termasuk memberhentikan Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto dari status aparatur sipil negara (ASN).
Temuan tersebut sebelumnya bermula dari pemeriksaan Ombudsman RI yang menemukan hunian dengan berbagai fasilitas mewah di lingkungan lapas. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menyebut hasil investigasi menemukan adanya penyalahgunaan wewenang, ketidaktertiban dalam pengelolaan barang milik negara, serta pelanggaran sejumlah standar operasional prosedur.
Kasus tersebut tentu memiliki proses pemeriksaan dan pertanggungjawaban administratif tersendiri. Namun, dari sisi moral keagamaan, peristiwa ini juga dapat menjadi bahan renungan tentang dua sifat penting dalam kehidupan: qanaah dan amanah.
Ketika Jabatan Tidak Diiringi Amanah
Dalam Islam, jabatan bukan sekadar kedudukan yang memberikan kewenangan. Jabatan merupakan amanah yang kelak harus dipertanggungjawabkan.
Allah SWT berfirman:
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا
Innallāha ya’murukum an tu’addul-amānāti ilā ahlihā.
“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya.” (QS An-Nisa: 58).
Ayat tersebut memberikan prinsip penting bahwa amanah harus ditempatkan pada tempatnya. Dalam konteks pekerjaan, amanah berarti menjalankan tugas sesuai tanggung jawab, menggunakan kewenangan secara benar, serta tidak menjadikan posisi yang dimiliki sebagai jalan untuk memperoleh keuntungan pribadi secara tidak sah.
Baca Juga: Pedagang Sate Dipaksa Menyerahkan Uang hingga Diancam Celurit, Islam Tegas Melarang Pemalakan
Karena itu, semakin besar kewenangan seseorang, semakin besar pula tanggung jawab moral yang melekat padanya.
Qanaah Bukan Berarti Menolak Kekayaan
Selain amanah, Islam juga mengajarkan qanaah. Secara sederhana, qanaah berarti menerima dengan lapang apa yang Allah berikan, disertai sikap merasa cukup dan tidak rakus terhadap apa yang berada di luar haknya.
Qanaah bukan berarti seseorang dilarang memiliki rumah yang baik, kendaraan, penghasilan besar, atau kehidupan yang nyaman. Islam tidak mengharamkan seseorang menikmati rezeki yang halal.
Persoalannya adalah ketika keinginan untuk mendapatkan lebih membuat seseorang kehilangan batas antara hak dan bukan hak.
Allah SWT berfirman:
وَلَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ إِلَىٰ مَا مَتَّعْنَا بِهِ أَزْوَاجًا مِنْهُمْ زَهْرَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا
“Janganlah sekali-kali engkau tujukan pandanganmu kepada kenikmatan yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan di antara mereka sebagai bunga kehidupan dunia.” (QS Taha: 131).
Ayat tersebut mengajarkan agar manusia tidak menjadikan kenikmatan dunia sebagai ukuran utama kebahagiaan.
Mengapa Manusia Sulit Merasa Cukup?
Salah satu persoalan manusia adalah keinginan yang terus berkembang. Ketika mendapatkan sesuatu, muncul keinginan berikutnya. Ketika memiliki satu fasilitas, ingin memiliki fasilitas yang lebih tinggi.
Rasulullah SAW menggambarkan kecenderungan tersebut dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim. Seandainya manusia memiliki dua lembah harta, ia masih menginginkan lembah ketiga; dan yang dapat memenuhi perut manusia hanyalah tanah.
Hadis ini bukan berarti Islam melarang seseorang bekerja keras atau mengejar kemajuan ekonomi. Pesannya adalah bahwa kekayaan tidak otomatis membuat manusia merasa cukup.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 2Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 3Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 7Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 8Prediksi Skor Wales vs Denmark 5 Oktober 2026: Duel Ketat di Cardiff
- 9DPR Sahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan dalam Rapat Paripurna Besok
- 10Bos Maktour Travel Fuad Hasan Masyhur: Nama Saya Hancur Sehancur-hancurnya




