Akurat Logo

Merasa Dibuntuti Seseorang? Amalkan Doa Perlindungan Ini agar Hati Tenang Menurut Sunnah

Lufaefi | 5 Oktober 2026, 08:00 WIB
Merasa Dibuntuti Seseorang? Amalkan Doa Perlindungan Ini agar Hati Tenang Menurut Sunnah
Ilustrasi Dibuntuti Orang Lain - Istimewa

AKURAT.CO Merasa seperti diikuti seseorang saat berjalan sendirian tentu dapat menimbulkan rasa takut dan gelisah. Dalam situasi tersebut, seseorang perlu tetap tenang, memperhatikan keadaan sekitar, dan mengambil langkah aman. Bagi seorang Muslim, berdoa juga menjadi ikhtiar untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Salah satu doa perlindungan yang diajarkan Rasulullah SAW adalah:

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

  • A‘ūdzu bi kalimātillāhit-tāmmāti min syarri mā khalaq.*

Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan.”

Doa ini diriwayatkan dari Khaulah binti Hakim dalam hadis sahih riwayat Muslim. Rasulullah SAW mengajarkan doa tersebut untuk dibaca ketika seseorang singgah di suatu tempat. Dalam hadis itu disebutkan, orang yang membacanya akan mendapat perlindungan hingga meninggalkan tempat tersebut.

Baca Juga: Doa saat Merasa Lelah Menjalani Kehidupan, Memohon Kekuatan dan Ketenangan kepada Allah

Karena itu, doa ini dapat diamalkan ketika seseorang berhenti atau berada di suatu tempat dan merasa membutuhkan perlindungan Allah. Namun, penting dipahami bahwa hadis tersebut menyebut konteks singgah di suatu tempat, bukan secara khusus tentang seseorang yang merasa dibuntuti.

Doa perlindungan pada pagi dan petang

Selain doa tersebut, terdapat zikir perlindungan yang diajarkan untuk dibaca pada pagi dan petang sebanyak tiga kali:

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Bismillāhilladzī lā yaḍurru ma‘asmihī syai’un fil-arḍi wa lā fis-samā’i wa huwas-samī‘ul-‘alīm.

Artinya: “Dengan nama Allah, yang bersama nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi dan di langit yang dapat membahayakan. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Zikir ini diriwayatkan dalam Sunan Abu Dawud dan Jami‘ at-Tirmidzi. Dalam riwayat tersebut, Rasulullah SAW menganjurkan membacanya tiga kali pada pagi dan petang.

Tetap ikhtiar menjaga keselamatan

Mengamalkan doa tidak berarti seseorang harus mengabaikan keadaan nyata. Jika merasa benar-benar diikuti, sebaiknya menuju tempat ramai atau lokasi yang aman, menghubungi keluarga atau orang tepercaya, dan meminta bantuan petugas apabila ada ancaman.

Jangan pula langsung menyimpulkan bahwa rasa takut tersebut pasti berkaitan dengan gangguan gaib. Perhatikan situasi secara objektif dan utamakan keselamatan diri.

Baca Juga: Doa saat Overthinking, Memohon Petunjuk Allah agar Diberi Jalan Terbaik dalam Hidup

Doa dan ikhtiar berjalan beriringan. Seorang Muslim memohon perlindungan kepada Allah, sekaligus menggunakan akal dan mengambil langkah yang diperlukan untuk menghindari bahaya.

Pada akhirnya, doa bukan sekadar rangkaian bacaan, melainkan bentuk penghambaan dan sandaran hati kepada Allah. Saat rasa takut datang, seorang hamba dapat berdoa, menenangkan diri, dan melakukan tindakan yang aman.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi