Akurat Logo

Sejarah dan Ibrah Rabiul Akhir 1448 H, Ini 7 Amalan yang Bisa Anda Amalkan

Lufaefi | 28 September 2026, 11:00 WIB
Sejarah dan Ibrah Rabiul Akhir 1448 H, Ini 7 Amalan yang Bisa Anda Amalkan
Ilustrasi Bulan Rabiul Akhir 1448 H - Istimewa

AKURAT.CO Rabiul Akhir atau Rabiuts Tsani merupakan bulan keempat dalam kalender Hijriah. Pada 1448 H, bulan ini kembali menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperkuat ibadah sekaligus mengambil pelajaran dari perjalanan sejarah Islam.

Berbeda dengan Ramadan yang memiliki banyak ibadah khusus berdasarkan dalil yang jelas, tidak terdapat amalan tertentu yang secara khusus ditetapkan syariat hanya untuk bulan Rabiul Akhir. Karena itu, umat Islam tetap dapat mengisi bulan ini dengan berbagai amal saleh yang memang dianjurkan secara umum.

Nama Rabiul Akhir sendiri berkaitan dengan penamaan bulan dalam kalender Arab. Kata “rabi” berkaitan dengan musim semi, sedangkan “akhir” menunjukkan bahwa bulan ini merupakan bagian kedua dari Rabi. Penamaan tersebut merupakan bagian dari sistem penanggalan Arab yang kemudian digunakan dalam kalender Islam.

Hal penting yang dapat diambil dari keberadaan Rabiul Akhir adalah kesadaran bahwa perjalanan waktu merupakan bagian dari kehidupan manusia. Allah SWT berfirman:

وَالْعَصْرِ ۝ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ

“Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian.” (QS Al-'Ashr: 1–2).

Ayat tersebut mengingatkan bahwa pergantian bulan bukan sekadar perubahan tanggal. Setiap waktu yang berlalu merupakan kesempatan yang tidak akan kembali.

Lalu, apa saja amalan yang dapat dilakukan selama Rabiul Akhir 1448 H?

Pertama, memperbanyak salat wajib dan meningkatkan kualitasnya.

Salat merupakan ibadah utama yang tidak dibatasi oleh bulan tertentu. Memasuki bulan baru dapat dijadikan momentum untuk memperbaiki kedisiplinan dalam menjalankan salat lima waktu, termasuk berusaha melaksanakannya tepat waktu.

Baca Juga: Buku Memburu Muhammad Viral, Bolehkah Membuat Judul Karya yang Provokatif dalam Islam?

Allah SWT berfirman:

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya salat itu merupakan kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang beriman.” (QS An-Nisa: 103).

Kedua, memperbanyak membaca Al-Qur'an.

Tidak ada ketentuan khusus bahwa membaca Al-Qur'an pada Rabiul Akhir memiliki keutamaan tertentu dibandingkan bulan lainnya. Namun, setiap Muslim dianjurkan untuk berinteraksi dengan Al-Qur'an secara rutin.

Membaca beberapa ayat setiap hari, memahami maknanya, dan berusaha mengamalkannya dapat menjadi kebiasaan yang terus dipertahankan sepanjang tahun.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi