Akurat Logo

BAZNAS Tegaskan Buku Islam Ala Prabowo Tak Gunakan Dana Zakat dan Sedekah

Lufaefi | 8 September 2026, 08:30 WIB
BAZNAS Tegaskan Buku Islam Ala Prabowo Tak Gunakan Dana Zakat dan Sedekah
Buku Islam Ala Prabowo - Istimewa

AKURAT.CO Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan penerbitan buku Islam Ala Prabowo tidak menggunakan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat melalui lembaga tersebut.

Klarifikasi disampaikan Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid pada Senin (7/9/2026), menyusul sorotan publik terhadap keterlibatan BAZNAS dalam peluncuran buku Islam Ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam.

Sodik menegaskan buku tersebut bukan karya yang ditulis maupun diterbitkan oleh tim BAZNAS. Dengan demikian, dana ZIS yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS tidak digunakan untuk proses penyusunan ataupun penerbitannya.

Baca Juga: Nama TGB dan Gus Kautsar Dicantumkan dalam Buku Islam Ala Prabowo, Keduanya Bantah Terlibat

“Pertama, pembuatan dan penerbitan buku tersebut sama sekali tidak menggunakan dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat melalui BAZNAS,” tegas Sodik dalam keterangan tertulis.

Menurut Sodik, keterlibatan BAZNAS dalam peluncuran buku tersebut pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) BAZNAS 2025 merupakan bagian dari hubungan kelembagaan.

Kegiatan itu, kata dia, berkaitan dengan sinergi antara BAZNAS, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama, dan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dalam pengembangan literasi dan dakwah keagamaan.

Sodik juga menegaskan keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan tersebut tidak berkaitan dengan politik praktis.

Ia menilai penjelasan tersebut penting untuk mencegah kesalahpahaman masyarakat mengenai posisi BAZNAS dalam peluncuran buku yang mengulas kehidupan dan pengamalan nilai-nilai Islam oleh Presiden Prabowo Subianto.

Selain persoalan keterlibatan dalam peluncuran, Sodik menekankan tanggung jawab BAZNAS dalam menjaga kepercayaan masyarakat yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga tersebut.

“Saudara-saudaraku, Bapak dan Ibu para muzaki dan donatur BAZNAS yang kami hormati. Kepercayaan Bapak dan Ibu untuk mempercayakan ZIS melalui BAZNAS adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang senantiasa kami jaga,” ujar Sodik.

Buku Islam Ala Prabowo sebelumnya menjadi perhatian publik setelah sejumlah tokoh yang namanya tercantum dalam buku memberikan klarifikasi mengenai keterlibatan mereka.

Baca Juga: Viral Buku Islam ala Prabowo, Idrus Marham: Jangan Lihat Keislaman Seseorang Hanya dari Keluarga Pesantren

Salah satunya Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra yang menyatakan dirinya hanya pernah diwawancarai dan tidak terlibat dalam penulisan buku.

Sementara itu, Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi juga menyatakan tidak pernah mengirimkan tulisan untuk buku tersebut, meskipun namanya tercantum sebagai penulis salah satu artikel.

Klarifikasi dari BAZNAS menjadi penjelasan terbaru terkait polemik buku Islam Ala Prabowo, khususnya mengenai posisi lembaga dan penggunaan dana ZIS dalam proses penerbitannya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi