Akurat Logo

137 Santri Lolos Seleksi Berkas Beasiswa PBNU–Al-Azhar Mesir 2026, Bersiap Hadapi Tahap Wawancara

Lufaefi | 27 Juni 2026, 06:14 WIB
137 Santri Lolos Seleksi Berkas Beasiswa PBNU–Al-Azhar Mesir 2026, Bersiap Hadapi Tahap Wawancara
Al Azhar Kaio Mesir (NU Online)

AKURAT.CO Pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PBNU resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi Program Beasiswa Santri PBNU–Mesir Tahun 2026. Sebanyak 137 santri dari berbagai pondok pesantren di Indonesia dinyatakan lolos tahap seleksi berkas dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Program ini merupakan kerja sama antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dengan Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Kerajaan Mesir sebagai bagian dari penguatan akses pendidikan santri Indonesia ke perguruan tinggi Timur Tengah.

Pengumuman hasil seleksi tersebut tertuang dalam Surat Pengumuman PBNU Nomor: 206/PB.04/A.II.01.70/9/06/2026 tertanggal 25 Juni 2026 yang ditandatangani Ketua RMI PBNU KH Hodri Ariev dan Sekretaris RMI PBNU Ulun Nuha.

Dalam keterangannya, RMI PBNU menegaskan bahwa peserta yang tercantum dalam lampiran surat dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi.

Baca Juga: Jelang Muktamar NU 2026, Nama Nasaruddin Umar Menguat, Muncul Bocoran Formasi PBNU Baru

“Nama-nama sebagaimana terlampir dalam Surat Keputusan ini dinyatakan lolos seleksi Administrasi Beasiswa PBNU–Mesir tahun 2026,” demikian keterangan resmi RMI PBNU, Jumat (26/6/2026).

Penanggung Jawab Program Beasiswa Al-Azhar Mesir–PBNU 2026, Wafi Amanulloh, menjelaskan bahwa proses seleksi administrasi diikuti oleh total 174 peserta dari berbagai daerah.

“Beasiswa ini ada 174 yang daftar kemudian kita seleksi administrasi yang lolos ada 137,” ujar Gus Wafi.

Peserta yang dinyatakan lolos tidak otomatis menjadi penerima akhir beasiswa. Mereka masih harus mengikuti tahapan lanjutan berupa program inkubasi dan tes wawancara.

Tahap wawancara akan menguji sejumlah aspek utama yang selama ini menjadi ciri seleksi pendidikan pesantren dan Timur Tengah, meliputi kemampuan membaca kitab kuning berbahasa Arab, kemampuan membaca Al-Qur’an, serta pemahaman terhadap wawasan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).

Menurut Wafi Amanulloh, dari keseluruhan peserta yang mengikuti wawancara nantinya hanya akan dipilih 30 penerima akhir beasiswa.

“Peserta yang tes wawancara akan diambil 15 orang untuk fakultas agama dan 15 orang fakultas non agama untuk diloloskan menjadi penerima beasiswa Al-Azhar jalur PBNU 2026,” tandasnya.

Program beasiswa ini menjadi salah satu jalur kaderisasi pendidikan internasional bagi santri Nahdlatul Ulama. Selain membuka akses studi ke Mesir, program tersebut juga diharapkan melahirkan generasi ulama dan intelektual yang memiliki penguasaan tradisi keilmuan Islam sekaligus mampu menjawab tantangan global.

Baca Juga: Tips Menulis Esai LPDP yang Realistis dan Meyakinkan Reviewer

Peserta yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut terkait tahapan berikutnya dapat mengikuti pengumuman resmi dari RMI PBNU sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi