Munas dan Konbes NU Dukung Program MBG, Tapi dengan Catatan Ini

AKURAT.CO Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, dukungan tersebut disertai sejumlah catatan agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Forum yang berlangsung di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, menilai program unggulan pemerintah itu memiliki tujuan strategis untuk meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa. Meski demikian, tata kelola dan distribusi program dinilai masih perlu diperbaiki.
Sekretaris Steering Committee (SC) Munas dan Konbes PBNU, Prof Mohammad Nuh, menyampaikan bahwa NU memberikan apresiasi terhadap arah kebijakan MBG, tetapi meminta evaluasi pada aspek implementasi.
“Program MBG sebenarnya sangat baik, dan pihak PBNU memberikan apresiasi tinggi atas niat program MBG, yang bertujuan meningkatkan kualitas SDM generasi penerus bangsa,” kata M Nuh, Minggu (20/6/2026).
Baca Juga: Lokasi Muktamar NU Belum Diputuskan, Gus Salam Ingatkan PBNU Jangan Biarkan Polemik Berlarut
Menurutnya, besarnya anggaran yang dialokasikan dalam program tersebut menuntut sistem pengelolaan yang lebih transparan, efektif, dan akuntabel agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.
PBNU juga menyoroti mekanisme distribusi yang dinilai masih perlu diperkuat, terutama agar lembaga pendidikan berbasis pesantren memperoleh akses yang lebih proporsional.
“Namun, kita meminta Pemerintah untuk membenahi tata kelola MBG, mekanisme, serta penyalurannya. Khususnya afirmasi MBG untuk pesantren,” ujarnya.
Rekomendasi tersebut menjadi bagian dari hasil Munas dan Konbes NU 2026 yang turut membahas isu kebijakan publik selain agenda organisasi.
PBNU berharap masukan yang dihasilkan dalam forum tersebut dapat menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam menjalankan program strategis nasional, sehingga tujuan peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat tercapai secara optimal.
Baca Juga: PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar, Penetapan Ditargetkan Pertengahan Juli
Munas dan Konbes NU 2026 berlangsung selama tiga hari dan menghasilkan sejumlah rekomendasi yang mencakup bidang organisasi, pendidikan, ekonomi, hingga kebijakan publik nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 3Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 4Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Malam Ini!
- 5Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 6Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 7Sekjen PBB Guterres Desak Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Teheran Ajukan Proposal 7 Hari
- 8Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 9Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun
- 10Kejagung Amankan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tersangka Korupsi Nikel




