Akurat Logo

Gus Yahya Bocorkan Kandidat Lokasi Terkuat sebagai Tuan Rumah Muktamar NU 2026

Lufaefi | 23 Juni 2026, 19:31 WIB
Gus Yahya Bocorkan Kandidat Lokasi Terkuat sebagai Tuan Rumah Muktamar NU 2026
Yahya Cholil Staquf Ketum PBNU (Akurat.co Image)

AKURAT.CO Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf mengungkapkan bahwa Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, menjadi salah satu kandidat kuat lokasi penyelenggaraan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) pada 2026 mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Yahya saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kabupaten Kediri, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Gus Yahya, usulan agar Muktamar NU digelar di Pondok Pesantren Lirboyo berasal dari Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, KH Nurul Huda Djazuli. Usulan tersebut didasarkan pada pertimbangan historis dan spiritual yang dimiliki pesantren tersebut dalam perjalanan Nahdlatul Ulama.

Baca Juga: Prabowo Sebut NU Pilar Stabilitas Bangsa: Ulama dan Umara Harus Bersatu

Ia menjelaskan, Lirboyo dinilai memiliki akar sejarah yang kuat sekaligus fungsi spiritual yang besar bagi warga nahdliyin. Karena itu, lokasi tersebut dianggap layak menjadi tempat penyelenggaraan forum tertinggi NU.

“Beliau menyampaikan usulan agar muktamar diselenggarakan di pondok pesantren yang memiliki akar sejarah dan peran spiritual bagi NU. Menurut beliau, yang paling tepat adalah Lirboyo,” ujar Gus Yahya.

Meski demikian, Gus Yahya menegaskan bahwa usulan tersebut belum menjadi keputusan resmi organisasi. Penentuan lokasi Muktamar Ke-35 NU tetap akan dibahas lebih lanjut melalui mekanisme persidangan dan musyawarah yang berlaku di lingkungan PBNU.

“Nanti kita lihat bagaimana diskusi di dalam sidang komisi dan apa kesimpulannya,” katanya.

Selain menyinggung lokasi muktamar, Gus Yahya juga menyatakan kesiapannya apabila kembali mendapatkan amanah untuk memimpin PBNU pada periode berikutnya. Menurutnya, sejumlah agenda strategis yang telah dirintis selama masa kepemimpinannya masih membutuhkan kesinambungan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

“Saya siap karena sejak awal memang memiliki sejumlah agenda yang harus diselesaikan. Untuk itu saya berharap diberikan kesempatan melanjutkan pekerjaan tersebut,” ujarnya.

Munas dan Konbes NU 2026 sendiri menjadi forum penting dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Forum tersebut dihadiri ribuan peserta dari jajaran PBNU dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dari seluruh Indonesia.

Sejumlah agenda strategis dibahas dalam forum tersebut, mulai dari persoalan keagamaan, kebangsaan, penguatan organisasi, hingga persiapan muktamar yang akan menentukan arah kepemimpinan dan kebijakan NU pada periode mendatang.

Baca Juga: Prabowo: NU Adalah stabilisator, Bisa Buat Aman Bangsa dan Negara

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf memastikan seluruh rangkaian Munas dan Konbes NU 2026 telah dipersiapkan secara matang. Presiden Prabowo Subianto juga dijadwalkan hadir dalam acara penutupan yang digelar di Bangkalan, Jawa Timur.

Meski nama Lirboyo mulai mengemuka sebagai kandidat kuat, PBNU menegaskan bahwa keputusan resmi mengenai lokasi penyelenggaraan Muktamar Ke-35 NU akan ditetapkan melalui mekanisme organisasi setelah seluruh usulan dan pertimbangan dibahas secara menyeluruh.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi