Akurat Logo

Sambut Tahun Baru Islam, Arab Saudi Ganti Kain Penutup Ka'bah

Lufaefi | 17 Juni 2026, 09:40 WIB
Sambut Tahun Baru Islam, Arab Saudi Ganti Kain Penutup Ka'bah
Ilustrasi Penggantian Kiswah Ka'bah (MCH)

AKURAT.CO Arab Saudi menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan melaksanakan tradisi tahunan penggantian Kiswah, kain sutra hitam yang menutupi Ka'bah di Masjidil Haram, Makkah. Prosesi sakral tersebut dilakukan pada Senin (15/6/2026) malam waktu setempat, bertepatan dengan pergantian tahun Hijriah.

Penggantian Kiswah merupakan tradisi yang telah berlangsung selama berabad-abad dan menjadi salah satu momen penting yang selalu menarik perhatian umat Islam di seluruh dunia.

Otoritas Umum Arab Saudi untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menjelaskan bahwa proses penggantian Kiswah merupakan puncak dari pekerjaan yang telah dipersiapkan selama berbulan-bulan di Kompleks Raja Abdulaziz untuk Kiswah Ka'bah Suci.

Persiapan diawali dengan pelepasan berbagai ornamen bordir, hiasan berlapis emas, serta tirai pintu Ka'bah. Setelah itu, Kiswah lama diturunkan secara bertahap dan digantikan dengan Kiswah baru yang telah selesai diproduksi.

Proses pemasangan dilakukan oleh tim teknisi dan spesialis yang telah mendapatkan pelatihan khusus dalam pemasangan Kiswah. Mereka bekerja dengan standar teknis yang ketat guna memastikan seluruh bagian kain terpasang dengan sempurna.

Baca Juga: Bacaan Doa Minum Susu di Malam 1 Muharram Lengkap dengan Artinya

Menurut laporan media Arab Saudi, pembuatan Kiswah baru melibatkan tahapan yang cukup panjang, mulai dari pemilihan bahan, pewarnaan, penenunan, pencetakan motif, penyulaman ayat-ayat Al-Qur'an, hingga proses perakitan akhir sebelum dipasang mengelilingi Ka'bah.

Tahun ini, Kiswah baru dibuat menggunakan sekitar 825 kilogram sutra alami berkualitas tinggi, 400 kilogram kapas mentah, 60 kilogram perak, serta 120 kilogram benang perak berlapis emas yang digunakan untuk menyulam ayat-ayat Al-Qur'an dan berbagai ornamen dekoratif.

Pemasangan Kiswah juga memerlukan peralatan khusus serta sistem pengamanan yang ketat. Tim pemasangan menggunakan alat pengangkat untuk memastikan setiap panel kain terpasang secara presisi sesuai ukuran Ka'bah.

Pemerintah Arab Saudi menyatakan bahwa penggantian Kiswah setiap tahun mencerminkan komitmen Kerajaan dalam merawat dua tanah suci Islam sekaligus menjaga warisan keahlian tradisional yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Selain mempertahankan tradisi, proses pembuatan Kiswah saat ini juga memadukan keterampilan kerajinan klasik dengan teknologi manufaktur modern. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas Kiswah sekaligus mempertahankan nilai simbolis Ka'bah sebagai kiblat umat Islam di seluruh dunia.

Penggantian Kiswah tahun ini berlangsung hanya beberapa hari setelah berakhirnya musim haji 1447 Hijriah. Otoritas Saudi sebelumnya melaporkan lebih dari 1,7 juta jamaah menunaikan ibadah haji tahun ini, dengan lebih dari 1,5 juta jamaah berasal dari luar negeri yang mewakili sekitar 165 negara.

Pada Selasa (16/6/2026) dini hari, Ka'bah telah sepenuhnya diselimuti Kiswah baru yang akan tetap terpasang selama satu tahun ke depan hingga penggantian berikutnya.

Baca Juga: NU dan Jemaah Syiah di Indonesia Tentukan 1 Muharram 1448 H pada Hari yang Sama

Bagi para pengrajin, teknisi, dan insinyur yang terlibat, prosesi penggantian Kiswah tidak hanya menjadi pekerjaan profesional semata, tetapi juga kehormatan besar karena dapat berkontribusi langsung dalam perawatan situs paling suci bagi umat Islam.

Penggantian Kiswah setiap awal tahun Hijriah pun menjadi simbol penghormatan terhadap Ka'bah sekaligus pengingat akan persatuan umat Islam yang menghadap ke arah kiblat yang sama dari berbagai penjuru dunia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi