Umumkan 1 Muharram 1448 H pada Pukul 20.00 WIB, Akun Instagram NU Dibanjiri Kritik Warga Nahdliyin

AKURAT.CO Pengumuman Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) terkait penetapan 1 Muharram 1448 H yang jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026 menuai beragam reaksi dari warga Nahdliyin di media sosial.
Akun Instagram resmi NU Online (@nuonline_id) dibanjiri komentar setelah pengumuman tersebut diunggah sekitar pukul 20.00 WIB, Senin (15/6/2026).
Dalam unggahan tersebut, LF PBNU menetapkan awal Muharram 1448 H pada Rabu, 17 Juni 2026 atau mulai malam Rabu berdasarkan metode istikmal, setelah hilal dilaporkan tidak terlihat di seluruh titik rukyat di Indonesia.
Namun, waktu pengumuman yang dilakukan pada malam hari memicu keluhan sejumlah warganet. Banyak pengguna Instagram mengaku kebingungan karena sebagian masyarakat telah lebih dahulu memperingati malam 1 Muharram berdasarkan keputusan pemerintah.
Baca Juga: Beda dengan Pemerintah, NU Putuskan 1 Muharram 1448 H pada 17 Juni 2026
Salah satu komentar yang mendapat ribuan tanda suka datang dari akun @zil_hb yang menulis, "ngumumke kok jam yah menten to min.." disertai emoji sedih dan menangis. Komentar tersebut memperoleh lebih dari 4.700 tanda suka.
Komentar senada juga disampaikan akun @_dwinuryanti yang menyinggung kejadian serupa pada tahun sebelumnya.
"Tahun lalu kena prank, tahun ini terulang lagi. Tolong min kalau post jangan malam-malam yaaaa," tulisnya.
Sementara itu, akun @jazari.almahmudi berkomentar singkat, "TELATT, push up," yang mendapat respons ratusan pengguna lain.
Sejumlah pengguna lainnya mempertanyakan mengapa informasi mengenai hasil rukyatul hilal baru dipublikasikan setelah masuk malam hari. Beberapa komentar bahkan menyebut pengumuman tersebut terlambat karena masyarakat membutuhkan kepastian lebih awal untuk menentukan awal tahun baru Hijriah.
Meski demikian, tidak sedikit pula warganet yang memberikan penjelasan bahwa LF PBNU harus menunggu laporan resmi hasil rukyatul hilal dari berbagai daerah sebelum mengeluarkan keputusan. Proses verifikasi data tersebut dinilai membutuhkan waktu sehingga pengumuman tidak dapat dilakukan lebih awal.
Sebelumnya, LF PBNU melalui Surat Pengumuman Nomor 146/PB.08/A.II.11.13/13/06/2026 menyatakan bahwa seluruh lokasi rukyat di Indonesia tidak berhasil melihat hilal pada Senin (15/6/2026). Karena itu, bulan Dzulhijjah disempurnakan menjadi 30 hari (istikmal), sehingga 1 Muharram 1448 H ditetapkan jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026.
Baca Juga: Besok 1 Muharram 1448 H: Ini Amalan Utama dan Doa Awal Tahun yang Dibaca Nanti Malam
Perbedaan penetapan awal Muharram antara LF PBNU dan pemerintah pun menjadi perhatian publik. Pemerintah melalui Kementerian Agama RI sebelumnya menetapkan Tahun Baru Islam 1448 H lebih dahulu, sehingga sebagian masyarakat telah melaksanakan berbagai kegiatan menyambut malam 1 Muharram pada Senin malam.
Hingga Selasa pagi, unggahan pengumuman LF PBNU di Instagram telah memperoleh puluhan ribu tanda suka dan ribuan komentar dari warga Nahdliyin yang menyoroti waktu pengumuman tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai





