Besok 1 Muharram 1448 H: Ini Amalan Utama dan Doa Awal Tahun yang Dibaca Nanti Malam

AKURAT.CO Umat Muslim di seluruh Indonesia bersiap menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada hari Selasa besok.
Berbeda dengan penanggalan masehi, pergantian hari dalam kalender Islam dihitung sejak matahari terbenam atau memasuki waktu Magrib.
Oleh karena itu, momen sakral pergantian tahun ini sudah mulai bisa kita raih dan hidupkan dengan berbagai ibadah mulia mulai nanti malam, Senin (15/6/2026).
Doa Akhir dan Awal Tahun: Dibaca Kapan?
Salah satu tradisi rohani yang sangat dianjurkan menjelang pergantian tahun Hijriah adalah memanjatkan doa akhir tahun dan doa awal tahun.
Kedua doa ini memiliki keutamaan sebagai sarana introspeksi diri (muhasabah) atas lembaran amal yang lalu serta permohonan perlindungan untuk setahun ke depan.
Berikut adalah panduan waktu membaca beserta teks Arab, latin, dan artinya:
1. Doa Akhir Tahun (Dibaca Sebelum Magrib Nanti Sore)
Doa ini dibaca sebanyak 3 kali pada waktu ashar atau menjelang berkumandangnya azan Magrib nanti sore.
Tujuannya adalah memohon ampunan atas segala kekhilafan yang dilakukan sepanjang tahun 1447 Hijriah.
Teks Arab: اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَّا نَهَيْتَنِيْ عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ، وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ، وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ، فَإِنِّيْ أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِيْ، وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ الثَّوَابَ، فَأَسْأَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ
Teks Latin: Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis-sanati mâ nahaitanî ‘anhu wa lam atub minhu, wa halumta fîhâ ‘alayya bifadhlika ba’da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da’autanî itat-taubati minhu ba’da jarâ’atî ‘alâ ma’shiyatika, fa innî astaghfiruka faghfir lî, wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâhu wa wa’adtanî ‘alaihits-tsawâba, fas’aluka an tataqabbalahu minnî wa lâ taqtha’ rajâ’î minka yâ Karîm.
2. Doa Awal Tahun (Dibaca Setelah Magrib Nanti Malam)
Begitu memasuki waktu Magrib nanti malam, kita sudah resmi berada di tanggal 1 Muharram 1448 H. Bacalah doa awal tahun ini sebanyak 3 kali setelah salat Magrib:
Teks Arab: اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيْمُ الْأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَجُوْدِكَ الْمُعَوَّلِ. وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، نَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالْعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالْاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
Teks Latin: “Allâhumma antal-abadiyyul-qadîmul-awwal. Wa ‘alâ fadhlikal-’azhîmi wa jûdikal-mu’awwal. Wa hâdzâ ‘âmun jadîdun qad aqbal. Nas’alukal-’ishmata fîhi minasy-syaithâni wa auliyâ’ih, wal-’auna ‘alâ hâdzihin-nafsil-ammârati bis-sû’, wal-isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal-jalâli wal-ikrâm.”
Artinya: "Tuhanku, Engkau yang abadi, qadim, dan awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, tahun baru ini telah tiba. Kami memohon perlindungan-Mu di tahun ini dari setan dan para walinya, bantuan-Mu dalam mengatasi nafsu amarah yang mendorong keburukan, dan bimbingan-Mu agar disibukkan dengan amalan yang mendekatkan diriku kepada-Mu, wahai Tuhan Pemilik Keagungan dan Kemuliaan."
=====
4 Amalan Utama Menyambut Bulan Muharram
Bukan tanpa alasan Muharram disebut sebagai salah satu dari empat Asyhurul Hurum (bulan-bulan yang dimuliakan). Setiap amalan kebaikan yang dikerjakan di bulan ini akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT.
Berikut adalah amalan-amalan utama yang bisa Anda agendakan mulai besok:
Melakukan Puasa Sunah (Asyura dan Tasu'a): Puasa di bulan Muharram adalah puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan. Anda sangat dianjurkan menunaikan puasa Tasu'a pada 9 Muharram dan puasa Asyura pada 10 Muharram untuk menghapus dosa-dosa setahun yang lalu.
Memperbanyak Sedekah: Berbagi kepada sesama, terutama memberikan santunan kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa, merupakan amalan yang sangat ditekankan di bulan Muharram.
Meningkatkan Salat Sunah dan Zikir: Hidupkan malam 1 Muharram nanti dengan memperbanyak istigfar, membaca selawat, serta menunaikan salat sunah tahajud atau hajat.
Menahan Diri dari Maksiat: Mengingat Muharram adalah bulan suci, segala bentuk kezaliman dan maksiat dosanya juga akan dihitung lebih berat. Jaga lisan dan perbuatan dari hal-hal negatif.
Jadikan momentum 1 Muharram 1448 Hijriah ini sebagai titik balik untuk berhijrah menuju pribadi yang lebih bertakwa, lebih produktif, dan lebih berkah. Selamat menyambut Tahun Baru Islam!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 6Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK




