Kapan Waktu Terbaik Berdoa di Hari Arafah? Ini Penjelasannya

AKURAT.CO Hari Arafah selalu menjadi momen istimewa bagi umat Islam. Di tengah pelaksanaan wukuf jutaan jemaah haji di Padang Arafah, banyak Muslim di Indonesia bertanya-tanya mengenai waktu terbaik untuk berdoa.
Apakah harus mengikuti waktu wukuf di Mekkah, atau cukup menyesuaikan dengan tanggal 9 Zulhijah di daerah masing-masing?
Pertanyaan tersebut kerap muncul setiap menjelang Hari Arafah. Sebab, banyak umat Islam ingin ikut merasakan suasana spiritual Arafah meski tidak sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Rasulullah SAW sendiri menyebut Hari Arafah sebagai salah satu waktu terbaik untuk berdoa.
“Sebaik-baik doa adalah doa pada Hari Arafah,” sebagaimana diriwayatkan dalam hadis riwayat Tirmidzi.
Dalam hadis lain juga dijelaskan bahwa pada Hari Arafah Allah SWT membebaskan sangat banyak hamba-Nya dari api neraka. Karena itu, hari tersebut dipandang memiliki keutamaan besar dalam Islam.
Baca Juga: Timwas DPR Temukan Keluhan Jemaah Jelang Wukuf, Hidayat Nur Wahid Tagih Janji Layanan Haji
Meski demikian, tidak terdapat hadis shahih yang mewajibkan umat Islam di berbagai negara mengikuti waktu wukuf di Mekkah secara persis saat berdoa. Mayoritas ulama menjelaskan bahwa keutamaan Hari Arafah berlaku sesuai tanggal 9 Zulhijah di masing-masing wilayah.
Artinya, ketika Indonesia telah memasuki 9 Zulhijah, maka sejak itu pula umat Islam di Tanah Air sudah berada dalam kemuliaan Hari Arafah.
Namun demikian, sebagian ulama juga menilai mengikuti momentum wukuf di Arafah sebagai waktu memperbanyak doa merupakan hal yang baik secara spiritual. Sebab, pada saat itu jutaan jemaah haji sedang bermunajat, beristighfar, dan memohon ampun kepada Allah SWT di Padang Arafah.
Secara umum, wukuf berlangsung setelah waktu Zuhur hingga menjelang Maghrib waktu Mekkah. Jika dikonversikan ke Indonesia bagian barat, waktunya berkisar antara pukul 16.00 WIB hingga sekitar 22.00 WIB.
Karena itu, waktu sore hingga malam Hari Arafah di Indonesia sering dimanfaatkan umat Islam untuk memperbanyak doa, zikir, membaca Al-Qur’an, dan melakukan muhasabah diri.
Baca Juga: Musyrif Dini Minta Jemaah Perbanyak Doa dan Zikir Saat Wukuf di Arafah
Meski begitu, para ulama mengingatkan bahwa yang terpenting bukan sekadar ketepatan waktu, melainkan ketulusan hati saat berdoa. Sebab, Allah SWT mendengar setiap doa hamba-Nya kapan pun dipanjatkan.
Hari Arafah pun menjadi momentum bagi umat Islam untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak ibadah, dan memohon ampunan dengan penuh kesungguhan hati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya




