Gratis Sepanjang Tahun, Ini Cara Ikut Kelas Al-Qur’an di Masjid Nabawi

AKURAT.CO Masjid Nabawi membuka kesempatan bagi jemaah dari berbagai negara untuk mengikuti kelas Al-Qur’an dan kajian Islam secara gratis. Program ini berlangsung rutin sepanjang tahun dan dapat diikuti oleh siapa pun yang memenuhi persyaratan pendaftaran.
Di sela agenda ibadah seperti salat dan ziarah, jemaah dapat bergabung dalam halaqah yang dipandu para masyaikh di dalam area masjid. Suasana belajar berlangsung tenang dan kondusif.
Pengelola masjid menyelenggarakan halaqah Al-Qur’an lima hari setiap pekan. Kelas dibuka setelah Subuh, Dhuha, Asar, dan Magrib, sehingga peserta dapat menyesuaikan dengan jadwal ibadah harian.
Materi yang diajarkan meliputi tajwid, tahsin, hafalan, dan murojaah. Tersedia pula program ijazah bagi peserta yang ingin memperoleh sanad bacaan Al-Qur’an.
Baca Juga: Muhammadiyah Tegaskan Merokok Haram dan Membatalkan Puasa Ramadan
Selain itu, terdapat Program Mutoon yang membimbing peserta menghafal adzkar, hadis, serta matan kitab dasar seputar fikih, akidah, dan adab. Program ini banyak diminati penuntut ilmu yang ingin memperkuat fondasi syariat selama berada di Madinah.
Seluruh kelas tidak dipungut biaya dan terbuka untuk umum. Jemaah dari berbagai latar belakang dan kewarganegaraan belajar bersama dalam satu halaqah, menciptakan suasana yang inklusif dan lintas budaya.
Untuk mendaftar, jemaah diminta menyiapkan nomor visa, nomor ponsel, dan salinan paspor. Loket pendaftaran bagi laki-laki berada di sisi kiri Gate 22 di lantai paling atas. Sementara itu, jemaah perempuan dapat masuk melalui Gate 25 menuju loket khusus muslimah.
Setelah registrasi, petugas akan mengarahkan peserta ke halaqah dan mudarris sesuai kemampuan, baik untuk kelas hafalan, tajwid, maupun Mutoon.
Baca Juga: Tanah Suci Dibom Israel? Ini Fakta Ledakan di Atas Masjid Nabawi
Pendaftaran juga dapat dilakukan secara daring melalui sistem resmi yang disediakan pengelola, baik untuk kelas tatap muka maupun daring.
Banyak jemaah datang dan kembali dari Madinah tanpa mengetahui adanya program ini. Padahal, belajar Al-Qur’an dan ilmu syariat di masjid yang menjadi pusat dakwah Rasulullah ﷺ memberikan pengalaman spiritual tersendiri, sekaligus kesempatan memperdalam ilmu meski dalam waktu singkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 520 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 6Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja






