Naskah Khutbah Jumat Bulan Ramadhan: Agar Puasa Tak Sekadar Menahan Lapar dan Dahaga

AKURAT.CO Berikut adalah naskah khutbah Jumat dengan tema agar puasa tak sekadar menahan lapar dan dahaga.
Khutbah Pertama
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له. وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله.
اللَّهُمَّ صلِّ وسلِّم وبارِك على نبيِّنا محمدٍ، وعلى آلهِ وأصحابِه أجمعين.
أما بعد، فأوصيكم ونفسي المقصرة بتقوى الله، فإنها وصية الله للأولين والآخرين:
وَلَقَدْ وَصَّيْنَا الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَإِيَّاكُمْ أَنِ اتَّقُوا اللَّهَ (النساء: 131)
"Dan sungguh, Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi Kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu agar bertakwa kepada Allah." (QS. An-Nisa: 131)
Hadirin Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,
Alhamdulillah, kita masih diberikan kesempatan untuk menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan yang mulia ini.
Namun, mari kita renungkan sejenak: apakah puasa kita hanya sebatas menahan lapar dan dahaga? Apakah kita sudah memahami makna dan tujuan sebenarnya dari puasa?
Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ (البقرة: 183)
"Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS. Al-Baqarah: 183)
Dari ayat ini jelas bahwa tujuan utama puasa adalah membentuk pribadi yang bertakwa. Takwa bukan hanya tentang menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menjaga hati, lisan, dan perbuatan dari hal-hal yang merusak nilai ibadah kita.
Baca Juga: Naskah Khutbah Jumat Bulan Ramadhan: Memaksimalkan Ibadah di Pertengahan Bulan
Rasulullah ﷺ bersabda:
رُبَّ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوعُ وَالْعَطَشُ (رواه ابن ماجه)
"Betapa banyak orang yang berpuasa, tetapi tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga." (HR. Ibnu Majah)
Oleh karena itu, marilah kita menjaga kualitas puasa kita dengan:
- Menjaga lisan dari perkataan yang sia-sia, dusta, dan ghibah.
- Menjaga pandangan dari hal-hal yang diharamkan.
- Memperbanyak dzikir, doa, dan membaca Al-Qur’an.
- Memperbanyak sedekah dan membantu sesama.
Semoga puasa kita menjadi ibadah yang diterima Allah dan membawa kita semakin dekat kepada-Nya.
Khutbah Kedua
الحمد لله الذي هدانا لهذا، وما كنا لنهتدي لولا أن هدانا الله. أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله.
اللَّهُمَّ صلِّ وسلِّم وبارِك على نبيِّنا محمدٍ، وعلى آلهِ وأصحابِه أجمعين.
Hadirin yang dimuliakan Allah,
Mari kita tingkatkan kualitas ibadah kita di bulan Ramadhan ini dengan memperbaiki niat dan menjaga hati dari segala penyakit yang merusak ketakwaan. Ingatlah bahwa Allah tidak hanya melihat amal fisik kita, tetapi juga ketulusan dan keikhlasan hati kita.
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّ اللَّهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ (رواه مسلم)
"Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa dan harta kalian, tetapi Dia melihat hati dan amal kalian." (HR. Muslim)
Baca Juga: Dua Pemain Timnas Indonesia Masuk Islam, Jalani Ramadhan dengan Penuh Makna
Mari kita jadikan sisa Ramadhan ini sebagai momentum memperbaiki diri, memperbanyak amal shalih, dan memohon ampunan kepada Allah. Semoga kita termasuk orang-orang yang mendapatkan keberkahan, rahmat, dan maghfirah di bulan suci ini.
اللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامَنَا صِيَامَ الْمَقْبُولِ، وَقِيَامَنَا قِيَامَ الْمَغْفُورِ، وَاجْعَلْنَا مِنْ عُتَقَائِكَ مِنَ النَّارِ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ.
"Ya Allah, jadikanlah puasa kami sebagai puasa yang Engkau terima, shalat malam kami sebagai shalat yang Engkau ampuni, dan masukkanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang dibebaskan dari neraka."
وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









