Akurat Logo

Ramalan Zodiak Aries 15 Februari 2025 Seperti Apa? Apakah Islam Membolehkan Ramalan Zodiak?

Fajar Rizky Ramadhan | 15 Februari 2025, 10:30 WIB
Ramalan Zodiak Aries 15 Februari 2025 Seperti Apa? Apakah Islam Membolehkan Ramalan Zodiak?

AKURAT.CO Ramalan zodiak aries 15 Februari 2025 sering menjadi bagian dari kehidupan modern, baik sebagai hiburan maupun sebagai pedoman dalam mengambil keputusan.

Bagi individu yang lahir antara 21 Maret hingga 19 April, Aries dikenal sebagai sosok yang berani, penuh energi, dan selalu ingin menjadi pemimpin.

Menurut prediksi astrologi, pada 15 Februari 2025, Aries diperkirakan akan mengalami tantangan di bidang karier dan hubungan sosial.

Ada peluang besar untuk mendapatkan pencapaian baru, tetapi juga potensi konflik yang memerlukan ketenangan dalam menyikapinya.

Namun, bagaimana Islam memandang ramalan zodiak? Apakah boleh seorang Muslim mempercayainya? Dalam ajaran Islam, mempercayai ramalan bintang termasuk dalam perkara yang harus diteliti secara hati-hati.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: من أتى عرافا فسأله عن شيء لم تقبل له صلاة أربعين ليلة

Artinya: "Barang siapa yang mendatangi peramal lalu bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka salatnya tidak diterima selama empat puluh malam." (HR. Muslim, No. 2230).

Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini 15 Februari 2025: Sagitarius Perlu Menjadi Diri Sendiri!

Hadis ini menunjukkan bahwa sekadar bertanya kepada peramal saja dapat berdampak pada amalan seorang Muslim, apalagi jika sampai mempercayainya.

Islam mengajarkan bahwa hanya Allah yang mengetahui perkara gaib, sebagaimana firman-Nya dalam Surah Al-Jin ayat 26-27:

عَالِمُ الْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلَىٰ غَيْبِهِ أَحَدًا إِلَّا مَنِ ارْتَضَىٰ مِن رَّسُولٍ فَإِنَّهُ يَسْلُكُ مِن بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ رَصَدًا

Artinya: "(Allah adalah) Dzat yang mengetahui yang gaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorang pun tentang yang gaib itu, kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di hadapan dan di belakangnya." (QS. Al-Jin: 26-27).

Ayat ini menegaskan bahwa hanya Allah yang memiliki pengetahuan tentang masa depan, dan manusia tidak diberikan akses untuk mengetahui hal-hal gaib kecuali melalui wahyu.

Oleh karena itu, ramalan zodiak tidak memiliki dasar yang kuat dalam Islam dan bisa menjerumuskan seseorang ke dalam keyakinan yang bertentangan dengan tauhid.

Baca Juga: Nonton Link Nonton Film Indoxxi LK21 Sambil Buka Puasa Nisfu Syaban, Apa Hukumnya?

Sebagai seorang Muslim, sebaiknya kita menjadikan doa, usaha, dan tawakal sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Daripada mempercayai ramalan bintang, lebih baik kita berdoa kepada Allah agar diberikan kemudahan dan petunjuk dalam setiap langkah yang diambil.

Dengan demikian, hidup akan lebih bermakna dan jauh dari kesyirikan yang dapat merusak keimanan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.