Live Draw Toto Macau Menggila, Ini Dampak Buruk Bermain Togel Online dari Perspektif Psikologi Islam

AKURAT.CO Fenomena live draw Toto Macau yang semakin populer belakangan ini telah menarik perhatian banyak orang, terutama karena kemudahan akses dan janji keuntungan instan yang ditawarkan.
Namun, di balik sensasi dan euforia tersebut, ada dampak buruk yang mengintai, khususnya bagi kesehatan mental dan spiritual seseorang.
Dalam perspektif psikologi Islam, perjudian, termasuk togel online, tidak hanya berdampak negatif secara emosional dan sosial, tetapi juga merusak hubungan seorang hamba dengan Allah SWT.
Al-Qur'an secara tegas melarang segala bentuk perjudian, sebagaimana Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya (minuman keras), berjudi, (berkorban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah (perbuatan-perbuatan itu) agar kamu beruntung.” (QS. Al-Ma'idah: 90).
Baca Juga: Lupa Niat Puasa Bulan Rajab Malam Hari, Bolehkah Diganti di Siang Hari?
Ayat ini menunjukkan bahwa perjudian adalah salah satu pintu masuk bagi setan untuk menggoda manusia agar jauh dari jalan kebenaran.
Psikologi Islam memandang bahwa bermain togel atau bentuk perjudian lainnya bukan hanya merusak nilai-nilai keimanan, tetapi juga memengaruhi stabilitas emosi seseorang.
Ketergantungan pada hasil undian, rasa cemas menunggu kemenangan, hingga frustrasi karena kalah dapat memicu gangguan mental seperti kecemasan berlebihan, depresi, bahkan perilaku obsesif-kompulsif.
Dalam hadis juga disebutkan, Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ قَالَ لِصَاحِبِهِ: تَعَالَ أُقَامِرْكَ، فَلْيَتَصَدَّقْ
Artinya: “Barang siapa yang berkata kepada temannya: ‘Ayo kita berjudi,’ maka hendaklah dia bersedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Hadis ini menekankan bahwa perjudian adalah perbuatan tercela yang seharusnya dihindari, bahkan seseorang yang sekadar mengajak berjudi saja dianjurkan untuk bertaubat dengan bersedekah.
Dalam konteks psikologi, perjudian sering kali didorong oleh keinginan untuk mendapatkan kepuasan instan.
Namun, dalam Islam, kebahagiaan sejati tidak terletak pada hal-hal yang instan dan material, melainkan pada ketenangan hati yang diperoleh melalui ketaatan kepada Allah SWT.
Selain itu, dari sisi sosial, perjudian online dapat merusak hubungan keluarga. Kecanduan berjudi sering kali membuat seseorang lalai terhadap tanggung jawabnya, baik sebagai suami, istri, maupun orang tua.
Dalam psikologi Islam, keluarga adalah amanah besar yang harus dijaga dengan baik. Allah SWT berfirman:
وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلَاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا
Artinya: “Dan perintahkanlah keluargamu untuk melaksanakan salat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya.” (QS. Thaha: 132).
Ayat ini mengingatkan bahwa seorang kepala keluarga seharusnya memprioritaskan membimbing keluarganya dalam kebaikan, bukan malah terjebak dalam kebiasaan buruk seperti perjudian yang justru merusak keberkahan rumah tangga.
Baca Juga: Islam Tegas Larang Bermain Togel seperti Live Draw Toto Macau!
Dengan memahami dampak buruk ini, penting bagi umat Islam untuk menjauhi segala bentuk perjudian, termasuk togel online.
Sebagai gantinya, Islam menganjurkan umatnya untuk bekerja keras dan bertawakal kepada Allah dalam mencari rezeki. Rasulullah SAW bersabda:
لَأَنْ يَأْخُذَ أَحَدُكُمْ حَبْلَهُ فَيَأْتِيَ بِحُزْمَةِ الْحَطَبِ عَلَى ظَهْرِهِ، فَيَبِيعَهَا فَيَكُفَّ اللَّهُ بِهَا وَجْهَهُ، خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَسْأَلَ النَّاسَ أَعْطَوْهُ أَوْ مَنَعُوهُ
Artinya: “Sungguh, jika salah seorang dari kalian mengambil tali, lalu ia membawa seikat kayu bakar di punggungnya kemudian ia menjualnya untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, itu lebih baik baginya daripada meminta-minta kepada orang lain, baik mereka memberi atau tidak.” (HR. Bukhari).
Dengan demikian, fenomena live draw Toto Macau ini adalah pengingat bagi umat Islam untuk kembali kepada prinsip-prinsip agama yang mendorong usaha halal dan menjauhi perbuatan sia-sia. Hanya dengan cara ini kita dapat meraih keberkahan hidup di dunia dan akhirat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







