Ustadz Solihin Hasibuan Palembang Meninggal Dunia, Tinggalkan Duka bagi Calon Wali Kota Palembang

AKURAT.CO Kabar duka menyelimuti masyarakat Kota Palembang. Ustad Solihin Hasibuan, seorang ulama besar dan sosok panutan, meninggal dunia pada Senin pagi di RS Siti Fatimah, Palembang. Berita ini disampaikan oleh sahabat almarhum, Ustadz H Kemas Muhammad Ali, melalui pesan suara yang tersebar di beberapa grup WhatsApp.
Dalam pesan suara yang penuh dengan nada sedih, Ustadz Muhammad Ali menyampaikan kepergian Ustad Solihin Hasibuan, mengajak masyarakat khususnya kaum muslimin untuk mendoakan almarhum agar mendapat ampunan dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Bismillahirohmanirrohim assalaulmualaikum warahmaullah hi wabarakatuI. Kaum muslimin muslimat khususnya warga Kota Palembang kita menerima berita duka. Guru kita, ustadz KH Solihin Hasibuan meninggal dunia pagi ini. Doakan beliau semoga diampuni segala dosa-dosanya, insya Allah ditempatkan di sebaik-baik tempat di surganya Allah SWT," ucap Ustadz Kemas M Ali dalam voice notenya pagi ini dengan suara terisak menahan tangis.
Baca Juga: Ustadz Solihin Hasibuan Palembang Wafat, Dikenal Dedikasinya di Bidang Pendidikan dan Dakwah
Kepergian almarhum juga meninggalkan kesedihan mendalam bagi Calon Walikota Palembang, Ratu Dewa. Ratu Dewa mengaku telah mengenal Ustad Solihin Hasibuan sejak masa kuliah di IAIN Raden Fatah Palembang, di mana ia sempat memberi amanah kepada almarhum sebagai Ketua Lembaga Dakwah Islamiyah Fakultas Ushuluddin karena melihat bakat dakwah luar biasa yang dimilikinya.
Ratu Dewa mengenang hubungan baiknya dengan Ustad Solihin Hasibuan yang tetap terjalin hingga kini. Bahkan, ia sempat membesuk almarhum di rumah sakit dan menceritakan momen ketika almarhum mendoakannya dengan suara bergetar, sambil mengusap kepalanya.
"Sempat berdoa dengan suara terbata-bata buat saya, kepala saya diusap," ungkapnya, menunjukkan kesedihannya atas kepergian sahabatnya tersebut.
Kepergian Ustad Solihin Hasibuan menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Kota Palembang, khususnya bagi para jamaah dan rekan yang telah lama menjalin hubungan baik dengannya. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








