AKURAT.CO Puasa Ayyamul Bidh adalah salah satu puasa sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam.
Ayyamul Bidh merujuk pada tiga hari di pertengahan bulan Hijriah, yaitu tanggal 13, 14, dan 15. Dikatakan sebagai "Ayyamul Bidh" karena pada hari-hari ini, bulan berada dalam kondisi terang benderang (purnama).
Puasa ini memiliki banyak keutamaan, di antaranya mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW dan mendapatkan pahala seperti berpuasa sepanjang tahun.
Sebelum melaksanakan puasa ini, niat merupakan syarat utama yang harus dipenuhi.
Niat Puasa Ayyamul Bidh
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيضِ لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ayyami bidh lillahi ta'ala
"Saya niat berpuasa pada hari-hari putih (Ayyamul Bidh) karena Allah Ta'ala."
Baca Juga: Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Ini 30 Kata Mutiara Cinta untuk Rasulullah
Waktu Melaksanakan Niat:
Niat puasa sunnah seperti Ayyamul Bidh dapat diucapkan di malam hari sebelum fajar atau bahkan setelah terbitnya fajar, selama belum makan, minum, atau melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh:
Puasa Ayyamul Bidh memiliki keutamaan yang besar. Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Puasa tiga hari setiap bulan seperti puasa sepanjang tahun." (HR. Bukhari dan Muslim)
Dari hadis tersebut, kita bisa memahami bahwa puasa Ayyamul Bidh sangat dianjurkan bagi siapa saja yang ingin menambah amal ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Menjalankan puasa Ayyamul Bidh adalah salah satu cara untuk menjaga kebugaran jasmani sekaligus memperkaya rohani.
Dengan niat yang ikhlas dan benar, semoga ibadah puasa yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT dan membawa berkah dalam kehidupan kita.