Akurat Logo

Kerangka Ibu dan Anak di Bandung Barat Viral, Ini Hukum Suami Menelantarkan Keluarganya dalam Islam

Fajar Rizky Ramadhan | 1 Agustus 2024, 10:00 WIB
Kerangka Ibu dan Anak di Bandung Barat Viral, Ini Hukum Suami Menelantarkan Keluarganya dalam Islam

AKURAT.CO Baru-baru ini, masyarakat dihebohkan dengan ditemukannya kerangka ibu dan anak di sebuah rumah di Bandung Barat.

Kasus ini menimbulkan banyak pertanyaan, termasuk bagaimana bisa keluarga ini terabaikan hingga akhirnya nasib tragis menimpa mereka.

Dalam Islam, suami memiliki kewajiban besar untuk menafkahi dan melindungi keluarganya. Allah SWT menegaskan hal ini dalam Al-Qur'an SSuratAn-Nisa Ayat 34

"الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ وَبِمَا أَنفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ..." 

Artinya: "Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka..."

Ayat ini menekankan bahwa laki-laki, sebagai kepala keluarga, memiliki tanggung jawab untuk menjadi pemimpin dan pelindung bagi keluarganya, termasuk memberikan nafkah yang cukup.

Baca Juga: Jika Tuhan Maha Kuasa, Kenapa Masih Ada Orang Miskin dan Menderita?

Menelantarkan keluarga, baik dari segi materi maupun emosional, adalah perbuatan yang sangat dilarang dalam Islam. Rasulullah SAW bersabda:

"كَفَى بِالْمَرْءِ إِثْمًا أَنْ يُضَيِّعَ مَنْ يَعُولُ"

Artinya: "Cukuplah seseorang itu berdosa jika ia menyia-nyiakan orang yang menjadi tanggung jawabnya."

Hadis ini menunjukkan bahwa menelantarkan keluarga adalah dosa besar. Suami yang tidak memenuhi kebutuhan dasar keluarganya dianggap telah melakukan kezaliman dan akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak.

Di samping sanksi moral dan agama, menelantarkan keluarga juga bisa dikenai sanksi sosial.

Dalam masyarakat yang menerapkan hukum Islam, suami yang gagal menafkahi keluarganya bisa dikenai denda atau bahkan hukuman yang lebih berat.

Namun, lebih dari itu, sikap ini juga dapat merusak keharmonisan rumah tangga dan merugikan anak-anak yang tidak mendapatkan perhatian yang cukup.

Baca Juga: Jika Alam Diciptakan Tuhan, Siapa yang Menciptakan Tuhan?

Kasus tragis di Bandung Barat ini menjadi pengingat pentingnya peran suami dalam menjaga kesejahteraan keluarga. Islam mengajarkan bahwa menelantarkan keluarga adalah dosa besar yang harus dihindari.

Suami harus bertanggung jawab tidak hanya dalam hal materi, tetapi juga dalam memberikan perhatian dan kasih sayang kepada istri dan anak-anaknya.

Dengan menjalankan kewajiban ini, suami tidak hanya mendapatkan ridha Allah SWT tetapi juga menjaga keharmonisan dan kebahagiaan dalam rumah tangga.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.