Akurat Logo

Asian Para Games: Lampaui Target dengan 8 Emas, Kontingen Indonesia Masih Berpeluang Panen Medali

Dian Eko Prasetio | 22 Oktober 2026, 14:50 WIB
Asian Para Games: Lampaui Target dengan 8 Emas, Kontingen Indonesia Masih Berpeluang Panen Medali
Atlet boccia Indonesia, Felix Ardi Yudha (tengah), Gischa Zayana (kanan), dan Handayani (kiri) saat menunjukkan medali emas Asian Para Games 2026 di Nagoya City General Gymnasium, Nagoya, Jepang, Rabu (21/10/2026). ANTARA/M Risyal Hidayat.

AKURAT.CO, Kontingen Indonesia terus menunjukkan taji di ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Hingga Rabu (21/10/2026) malam waktu setempat, tim Merah Putih resmi melampaui target awal Pemerintah setelah berhasil mengemas total delapan medali emas, delapan perak, dan 22 perunggu (total 38 medali).

Capaian impresif tersebut mengantarkan Indonesia merangsek ke peringkat kesembilan klasemen sementara Asian Para Games 2026. Ini melewati target yang dicanangkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), yakni tujuh keping emas.

Baca Juga: Asian Para Games: Disaksikan Erick Thohir, Boccia Borong 3 Emas dan Bawa Indonesia Lampaui Target

Pundi-pundi medali Merah Putih diyakini masih akan terus menggemuk mengingat sejumlah cabang olahraga (cabor) lumbung emas, seperti boccia, para atletik, dan parabulutangkis, masih menyisakan laga-laga krusial hingga penutupan ajang pada Sabtu (24/10/2026).

Sapuan Empat Emas Sehari: Boccia Makin Digdaya di Asian Para Games

Ledakan prestasi Kontingen Indonesia pada Rabu (21/10/2026) dipicu oleh keberhasilan memborong empat medali emas sekaligus dalam sehari.

Cabang boccia tampil sangat fenomenal dengan menyapu bersih tiga keping emas dari tiga wakilnya di partai final. Yakni Felix Ardi Yudha, Gischa Zayana, dan Handayani.

Hasil manis ini menobatkan boccia sebagai cabor penyumbang emas terbanyak bagi Indonesia sejauh ini dengan koleksi tiga medali emas.

Sementara itu, cabor para atletik menjadi penyumbang total medali terbanyak bagi Indonesia dengan raihan 16 medali (dua emas, enam perak, delapan perunggu).

Capaian emas Indonesia lainnya disumbangkan oleh cabor para-renang lewat aksi Maulana Rifky Yavianda yang memborong dua emas sekaligus memecahkan rekor Asia. Serta satu emas dari cabor para-balap sepeda via Muhammad Fadli Imammuddin.

Cabor-cabor lain turut memberikan kontribusi signifikan. Para-judo menyumbang satu perak (via Junaedi) dan dua perunggu, para-panahan menyabet satu perak ganda putra compound (Ken Swagumilang/Arif Firmansyah).

Kemudian para angkat berat menyumbang empat perunggu, serta para-tenis meja meraih tiga perunggu (Barce Layaba, Komet Akbar, dan Hamida).

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.