Akurat Logo

Asian Para Games: Disaksikan Erick Thohir, Boccia Borong 3 Emas dan Bawa Indonesia Lampaui Target

Dian Eko Prasetio | 21 Oktober 2026, 18:59 WIB
Asian Para Games: Disaksikan Erick Thohir, Boccia Borong 3 Emas dan Bawa Indonesia Lampaui Target
Menpora Erick Thohir hadir langsung di Nagoya General Gymnasium, Jepang, untuk mendukung langsung perjuangan tim boccia Indonesia di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. KEMENPORA.

AKURAT.CO, Kejutan diukir Kontingen Indonesia pada ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Skuad Merah Putih berhasil melampaui target awal tujuh medali emas.

Hal tersebut dipastikan setelah cabang olahraga (cabor) boccia tampil perkasa dengan menyapu bersih tiga medali emas Asian Para Games di Nagoya General Gymnasium, Jepang, Rabu (21/10/2026).

Tambahan tiga medali emas tersebut melesatkan perolehan Kontingen Indonesia menjadi total delapan medali emas, melampaui target tujuh emas yang dicanangkan sebelum keberangkatan. Padahal kompetisi baru memasuki hari keempat.

Dua medali emas pertama disumbangkan dari kategori putri. Gischa Zayana yang turun di nomor women’s individual BC2 sukses menundukkan wakil Hong Kong, Yeung Hiu Lam, dengan skor tipis 6-5.

Baca Juga: Asian Para Games: Karisma Evi Tiarani Sabet Emas Para Atletik, Langsung Bidik Paralimpiade LA 2028

Kesuksesan tersebut disempurnakan oleh Handayani pada nomor women’s individual BC1 usai membungkam atlet Malaysia, Melissa Angeline, lewat skor 5-4.

Pesta emas cabor boccia ditutup manis oleh Felix Ardi Yudha di nomor men’s individual BC2. Tampil tenang dan solid, Felix menyegel emas usai mengandaskan perlawanan atlet Thailand, Phakphum Linchum, dengan skor akhir 5-3.

Disaksikan Langsung Menpora Erick Thohir

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, yang hadir memberikan dukungan langsung di arena pertandingan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan pantang menyerah para atlet.

"Alhamdulillah, target tujuh emas berhasil terlampaui. Selamat untuk Gischa, Handayani, dan Felix yang berhasil mempersembahkan tiga emas sekaligus dari boccia, sehingga total kita sukses meraih delapan emas. Ini capaian luar biasa," kata Menpora Erick di Nagoya, Rabu (21/10/2026).

"Pertandingan final tadi berlangsung sangat ketat. Para atlet menunjukkan bahwa selain kemampuan teknis, ketenangan dan mental bertanding menjadi penentu utama kemenangan."

Erick menegaskan bahwa keperkasaan tim boccia Indonesia bukanlah keberuntungan insidental, melainkan hasil pembinaan berkesinambungan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.