Paralimpiade Paris: Boccia Cetak Sejarah, Sumbang 2 Medali untuk Indonesia
Leo Farhan | 2 September 2024, 13:56 WIB

AKURAT.CO Tim Boccia sukses menyumbangkan dua medali perunggu untuk Indonesia lewat dua atletnya, Gischa Zayana dan Muhammad Afrizal Syafa di Paralimpiade Paris 2024.
Ini merupakan sejarah baru bagi Boccia Indonesia, lantaran ini adalah kali pertama Boccia Indonesia tampil di Paralimpiade.
Medali perunggu sukses diamankan Gischa Zayana setelah menekuk wakil Britania Raya, Claire Taggart, dengan skor 5-2 di South Paris Arena 1, Minggu (1/9/2024) malam WIB.
Keberhasilan Gischa menjadi kejutan besar mengingat Paralimpiade 2024 menjadi multievent besar pertamanya sebagai atlet boccia.
"Senang banget, bersyukur banget, tidak menyangka bisa mendapatkan medali perunggu ini. Kemenangan ini karena dibantuin sama Allah SWT," kata Gischa Zayana usai pertandingan.
Sementara perunggu kedua diamankan oleh Muhammad Afrizal Syafa yang sukses menundukkan atlet Boccia nomor satu dunia, David Smith, dengan skor 5-3 walau sempat tertinggal 0-3 lebih dulu.
Afrizal mengungkapkan kunci keberhasilannya mengalahkan wakil Britania Raya itu, lantaran mendapat motivasi besar dari orang-orang yang ada di sekitarnya selama masa persiapan serta pertandingan.
"Ini semua berkat arahan para pelatih dan dukungan dari teman-teman yang bisa menguatkan saya. Alhamdulillah bisa mendapatkan medali perunggu," ucap Afrizal.
Pertemuan dengan David Smith bukan kali pertama terjadi. Afrizal juga sempat berhadapan dengan Smith pada single event di Brasil.
"Alhamdulillah saat di Brasil juga menang. Medali perunggu ini saya persembahkan untuk negara dan orang tua," kata Afrizal.
Sementara itu, pelatih Tim Boccia yang mendampingi Gischa, Argya Setya Wimala, sangat bersyukur dengan apa yang bisa dicapai pasukannya. Apalagi Indonesia mampu mengirimkan empat atlet ke Paralimpiade.
"Untuk lolos ke Paris saja sudah bersyukur karena perjuangan tiga tahun terakhir mengejar poin paralimpiade sangat menguras tenaga dan waktu. Kita lolos sudah luar biasa, apalagi dapat medali perunggu, sangat luar biasa," tutur Argya.
Gischa Zayana dan Muhammad Afrizal Syafa masih berpotensi mempersembahkan medali lagi untuk tim Indonesia. Gischa dan Afrizal bersama Felix Ardi Yudha akan turun pada nomor tim BC1/BC2 pada Selasa (3/9/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








