Perbedaan Rhoma Irama dengan Habib Bahar bin Smith dari Aspek Keagamaan, Dakwah dan Sosial

AKURAT.CO Rhoma Irama dan Habib Bahar bin Smith adalah dua tokoh yang dikenal luas di Indonesia, namun dengan latar belakang dan peran yang sangat berbeda dalam masyarakat.
Rhoma Irama dikenal sebagai "Raja Dangdut" dan memiliki pengaruh besar dalam dunia musik dangdut dan dakwah Islam.
Di sisi lain, Habib Bahar bin Smith adalah seorang ulama yang dikenal karena ceramah-ceramahnya yang penuh semangat dan kontroversial.
Artikel ini akan membahas perbedaan keduanya dari aspek keagamaan dan sosial.
Aspek Keagamaan
1. Latar Belakang Keagamaan
Rhoma Irama: Sebagai seorang seniman, Rhoma Irama menggunakan musik sebagai media dakwahnya. Lagu-lagu Rhoma seringkali mengandung pesan-pesan moral dan religius. Ia dikenal sebagai seorang Muslim yang taat dan sering menyisipkan nilai-nilai Islam dalam karyanya.
Baca Juga: Sejarah Awal Mula Adanya Habib di Nusantara Sampai Sekarang
Habib Bahar bin Smith: Habib Bahar adalah seorang ulama dengan gelar "Habib", yang menandakan keturunan dari Nabi Muhammad. Ia dikenal sebagai penceramah yang sering menyampaikan ceramah-ceramah dengan nada yang tegas dan kadang kontroversial.
2. Metode Dakwah
Rhoma Irama: Dakwah Rhoma lebih lembut dan disampaikan melalui seni musik. Lagu-lagunya seperti "Begadang" dan "Judi" tidak hanya populer karena melodinya, tetapi juga karena pesan moral yang dikandungnya.
Habib Bahar bin Smith: Metode dakwah Habib Bahar lebih konfrontatif dan langsung. Ceramah-ceramahnya sering kali berisi kritik tajam terhadap pemerintah dan masalah sosial lainnya, yang membuatnya sering terlibat dalam kontroversi.
Aspek Sosial
1. Peran dalam Masyarakat
Rhoma Irama: Selain sebagai musisi, Rhoma juga pernah terjun ke dunia politik dan menjadi anggota DPR. Pengaruhnya di masyarakat sangat besar, terutama di kalangan penggemar musik dangdut dan komunitas Muslim yang menghargai dakwah melalui seni.
Habib Bahar bin Smith: Habib Bahar lebih dikenal sebagai pemimpin agama dan aktivis sosial. Ia sering terlibat dalam berbagai aksi dan demonstrasi yang menuntut keadilan sosial dan politik.
2. Pengaruh dan Kontroversi
Rhoma Irama: Meskipun pernah terlibat dalam beberapa kontroversi, pengaruh Rhoma dalam masyarakat cenderung positif. Ia dihormati sebagai pionir musik dangdut dan tokoh yang memperjuangkan nilai-nilai Islam melalui seni.
Habib Bahar bin Smith: Habib Bahar sering kali terlibat dalam kontroversi hukum dan politik. Ceramah-ceramahnya yang berapi-api dan kritik tajam terhadap pemerintah membuatnya menjadi sosok yang kontroversial di mata publik.
Baca Juga: Perseteruan Rhoma Irama vs Habib Bahar bin Smith, Bermula Singgung Habib Masuk Surga Walau Maksiat
Rhoma Irama dan Habib Bahar bin Smith adalah dua tokoh yang memiliki peran dan pengaruh yang berbeda dalam masyarakat Indonesia.
Dari aspek keagamaan, Rhoma lebih memilih jalur seni sebagai media dakwah, sementara Habib Bahar menggunakan ceramah yang tegas dan langsung.
Dari aspek sosial, Rhoma lebih dikenal sebagai seniman dan politisi, sedangkan Habib Bahar sebagai ulama dan aktivis sosial.
Keduanya memiliki pengaruh yang signifikan, meskipun dengan cara yang berbeda, dalam menyampaikan pesan-pesan mereka kepada masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










