Akurat

3 Amalan Puasa Sunah Menjelang Hari Raya Idul Adha

Fajar Rizky Ramadhan | 7 Juni 2024, 09:30 WIB
3 Amalan Puasa Sunah Menjelang Hari Raya Idul Adha

AKURAT.CO Idul Adha merupakan salah satu hari besar dalam Islam yang memiliki makna mendalam terkait dengan ketaatan, pengorbanan, dan rasa syukur.

Menjelang perayaan Idul Adha, umat Islam disunnahkan untuk melakukan berbagai amalan yang dapat meningkatkan ketakwaan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Salah satu amalan yang dianjurkan adalah berpuasa sunnah. Berikut adalah tiga amalan puasa sunnah yang dapat dilakukan menjelang Idul Adha:

1. Puasa Arafah

Puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, yaitu sehari sebelum Hari Raya Idul Adha. Puasa ini sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Rasulullah SAW bersabda tentang keutamaan puasa Arafah:

"Puasa pada hari Arafah, saya berharap kepada Allah agar menghapuskan dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya." (HR. Muslim).

Baca Juga: 5 Keutamaan Puasa Idul Adha, Salah Satunya Menghapus Dosa Dua Tahun

Keutamaan puasa Arafah adalah sebagai sarana untuk menghapus dosa-dosa kecil selama dua tahun, yaitu tahun sebelum dan sesudah puasa tersebut. Puasa ini juga sebagai bentuk solidaritas dan dukungan spiritual bagi para jamaah haji yang sedang melaksanakan wukuf di Padang Arafah.

2. Puasa Dzulhijjah

Puasa Dzulhijjah adalah puasa sunnah yang dilakukan pada sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, mulai dari tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah. Bulan Dzulhijjah memiliki keutamaan tersendiri, dan berpuasa pada hari-hari tersebut memiliki pahala yang besar. Dalam sebuah hadits disebutkan:

"Tidak ada hari-hari di mana amal shaleh lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah)." (HR. Bukhari)

Dengan berpuasa pada hari-hari ini, umat Islam berusaha untuk meningkatkan amal ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, mengingat pahala yang dijanjikan sangat besar.

3. Puasa Senin dan Kamis

Puasa Senin dan Kamis merupakan puasa sunnah yang dilaksanakan setiap pekan pada hari Senin dan Kamis. Menjelang Idul Adha, umat Islam dapat memperbanyak puasa Senin dan Kamis sebagai bentuk persiapan spiritual. Rasulullah SAW bersabda:

"Amal-amal manusia diperlihatkan kepada Allah pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka ketika amalanku diperlihatkan, aku dalam keadaan berpuasa." (HR. Tirmidzi).

Baca Juga: Bolehkah Kurban dengan Cara Patungan? Ini Jawaban Menurut Islam

Puasa Senin dan Kamis membantu memperbaiki diri secara spiritual dan menambah keberkahan dalam kehidupan sehari-hari. Menjelang Idul Adha, puasa ini juga menjadi momentum untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan memperbanyak ibadah.

Menjelang Idul Adha, berpuasa sunnah adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan ketakwaan dan mempersiapkan diri secara spiritual.

Puasa Arafah, puasa Dzulhijjah, dan puasa Senin dan Kamis adalah amalan-amalan yang dianjurkan dan memiliki banyak keutamaan.

Dengan melaksanakan puasa-puasa tersebut, umat Islam diharapkan dapat meraih pahala yang besar, mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan merayakan Idul Adha dengan hati yang bersih dan penuh rasa syukur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.