Kemenag Libatkan Non-Muslim Menjadi Petugas Haji 2024

AKURAT.CO Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Parepare, Fitriadi, dengan bangga mengakui bahwa pihaknya mempekerjakan dua petugas nonmuslim. "Mereka sudah dua tahun kita butuhkan tenaganya pada pelayanan barang bawaan jamaah calon haji Parepare," ujar Fitriadi, Senin (13/5/2024), dilansir dari keterangan tertulis.
Menurut dia, pelibatan dua nonmuslim itu merupakan bentuk toleransi umat beragama di lingkungan Kemenag Kota Parepare. Kedua petugas haji non-muslim itu adalah Dominggus yang beragama Kristen dan Yohanis beragama Katolik.
Dijelaskan, kedua petugas haji ini cekatan dan telaten saat menjaga dan menyusun koper jemaah calon haji. Mereka mengurutkan barang bawaan sesuai urutan nomor bus yang akan digunakan calon jamaah haji yang akan berangkat ke asrama haji.
Baca Juga: Apa Boleh Tidak Sholat Jumat Karena Sedang Sakit? Berikut Dalilnya
Dua nonmuslim ini mengaku sangat senang dan terharu bisa dilibatkan dan dipercaya sebagai petugas haji Kota Parepare. “Bukti toleransi dan moderasi beragama di Kemenag Kota Parepare, Sulawesi Selatan terjaga sejak dulu," kata Dominggus di sela aktivitasnya menyusun koper jamaah calon haji.
Hal yang sama dikatakan Yohanis. Tak hanya senang, Yohanis merasa bangga bisa membantu calon jamaah haji. "Kalau ditanya senang, saya selalu senang membantu. Namun gaung toleransi dan moderasi umat beragama sudah semakin nyata di Parepare. Khususnya di Kantor Kementrian Agama Kota Parepare ini," terang Yohanis.
Bagi dia, membantu keberangkatan calon jemaah haji bukan hanya soal agama dan keyakinan. "Kami hadir bukan karena persoalan agama dan keyakinan. Memberikan pelayanan keberangkatan jamaah calon haji didasari atas negara. Kami hadir atas nama negara," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








