Akurat

Mengenal Islam di Rusia: Corak dan Kecenderungannya

Fajar Rizky Ramadhan | 3 Mei 2024, 11:30 WIB
Mengenal Islam di Rusia: Corak dan Kecenderungannya

AKURAT.CO Islam di Rusia memiliki sejarah yang panjang dan kompleks, mencerminkan keragaman budaya dan geografis negara tersebut.

Dengan populasi Muslim yang diperkirakan mencapai lebih dari 20 juta orang, Islam telah menjadi bagian integral dari identitas Rusia.

Namun, pemahaman tentang Islam di Rusia sering kali terbatas pada stereotip atau kurangnya informasi yang komprehensif.

Seperti apa sejarah Islam di Rusia? Berikut sejarah dan wawasan tentang corak dan kecenderungan Islam di Rusia.

Baca Juga: 5 Cara Mengimplementasikan Teori Moderasi Beragama pada Siswa Sekolah Dasar

Sejarah Islam di Rusia

Islam pertama kali masuk ke wilayah yang sekarang menjadi Rusia pada abad ke-7 melalui perdagangan dengan bangsa Arab. Namun, penyebarannya yang lebih luas terjadi pada abad ke-13 selama masa penaklukan Mongol. Mongol dan Tatar membawa Islam ke wilayah Volga-Ural dan Kaukasus, di mana Islam berkembang pesat di antara suku-suku lokal.

Corak Islam di Rusia

Islam di Rusia memiliki corak yang beragam, terutama karena negara ini meliputi wilayah yang luas dengan budaya dan tradisi yang berbeda-beda. Di wilayah Kaukasus, seperti Chechnya dan Dagestan, Islam lebih sering dipraktikkan secara konservatif, dengan pengaruh Sufisme yang kuat. Sementara itu, di wilayah Volga-Ural, seperti Tatarstan, Islam lebih moderat dengan pengaruh budaya Turkik yang signifikan.

Kecenderungan Islam di Rusia

Pada tingkat politik, hubungan antara pemerintah Rusia dan komunitas Muslim sering kali kompleks. Pemerintah telah berusaha untuk mengendalikan aktivitas keagamaan melalui badan pengaturan resmi seperti Dewan Mufti. Namun, beberapa kelompok Islam di Kaukasus telah terlibat dalam konflik bersenjata dengan pemerintah, menciptakan ketegangan yang berkelanjutan.

Baca Juga: 4 Fase Kehidupan Manusia Menurut Al-Qur'an

Secara sosial, Muslim di Rusia sering menghadapi diskriminasi dan stereotip negatif, terutama pasca-serangan teroris yang terjadi di wilayah Kaukasus. Meskipun demikian, komunitas Muslim terus berkembang dan mencari cara untuk memperjuangkan hak-hak mereka dalam lingkungan yang kadang-kadang tidak ramah.

Islam di Rusia mencerminkan keragaman budaya dan sejarah yang kaya, dengan corak dan kecenderungan yang berbeda-beda di seluruh wilayahnya. Meskipun tantangan politik dan sosial yang ada, Muslim di Rusia terus mempertahankan identitas keagamaan mereka sambil berjuang untuk diterima dan diakui dalam masyarakat yang lebih luas.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.