Malam Lailatul Qadar Ganjil atau Genap? Ini Jawabannya

AKURAT.CO Bulan Ramadhan merupakan bulan yang begitu istimewa bagi hampir seluruh umat muslim. Keistimewaan ini salah satunya terdapat pada sebuah malam mulia di bulan Ramadhan, yaitu malam Lailatul Qadar.
Dalam ajaran agama Islam, malam Lailatul Qadar dipercaya sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Malam ini menjadi momentum bagi umat muslim untuk memperbanyak ibadah di sisa-sisa bulan suci Ramadhan.
Berbeda dengan malam Nuzulul Qur'an ataupun malam Nisfu Sya'ban, malam Lailatul Qadar tidak diketahui waktu datangnya secara pasti. Namun, terdapat beberapa pendapat yang mengatakan bahwa malam yang mulia ini jatuh diantara malam-malam ganjil pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan.
Baca Juga: Gus Bah Beri Tips Mendapatkan Malam Lailatul Qadar
Jatuhnya malam Lailatul Qadar di hari-hari ganjil pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan termaktub dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, yaitu yang berbunyi:
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
Artinya: "Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadhan" (HR Bukhari, dari Sanad hadits dari Aisyah ra).
Sejalan dengan hadits di atas, terdapat hadits lain yang menjabarkan hitungan malam-malam ganjil di akhir sepuluh Ramadhan. Sebagaimana yang pernah dijabarkan oleh sanad hadits bernama Abu Sa’id al-Khudri, hadits riwayat Imam Muslim yang berbunyi:
إِذَا مَضَتْ وَاحِدَةً وَعِشْرُونَ فَالَّتِي تَلِيهَا ثِنْتَيْنِ وَعِشْرِينَ وَهِيَ التَّاسِعَةُ فَإِذَا مَضَتْ ثَلاَثَ وَعِشْرُونَ فَالَّتِي تَلِيهَا السَّابِعَةَ فَإِذَا مَضَى خَمْسٌ وَعِشْرُونَ فَالَّتِي تَلِيهَا الْخَامِسَة
Artinya: "Apabila telah berlalu malam 21, maka yang berikutnya adalah malam 22, itulah malam 9 (yang tersisa). Apabila berlalu malam 23, maka yang berikutnya (malam 24) adalah malam 7 (yang tersisa). Apabila telah berlalu malam 25, maka yang berikutnya (malam 26) adalah malam 5 (yang tersisa)" (HR Muslim).
Disamping itu, malam Lailatul Qadar juga dapat terjadi pada malam-malam genap di 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Hal ini didasarkan pada sebuah hadits yang menyatakan bahwa malam Lailatul Qadar terjadi pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. Hadits tersebut berbunyi:
هِيَ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
Artinya: "Malam lailatul qadar terjadi pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan. (HR. Bukhari dan Muslim).
Baca Juga: Kapan Datangnya Malam Lailatul Qadar? Berikut Jawabannya Sesuai Sunnah
Berdasarkan hadits-hadits di atas, dapat disimpulkan bahwa malam Lailatul Qadar lebih mungkin ditemukan pada malam-malam ganjil di 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Tetapi tak menutup kemungkinan jika malam Lailatul Qadar juga dapat terjadi malam-malam genap, sebab sejatinya hanya Allah SWT yang dapat mengetahui kapan datangnya malam Lailatul Qadar.
Sehingga umat muslim hendaknya tetap bersemangat meraih keutamaan malam Lailatul Qadar di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, baik di malam ganjil maupun di malam genap. Hal ini sesuai dengan hadits Nabi Muhammad SAW berikut:
“Bersemangatlah mencari lailatul qadar di sepuluh hari terakhir ” (HR. Bukhari dan Muslim).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








