Akurat Logo

Ramai Demo APDESI di depan DPR hingga Ricuh, Bagaimana Tata Cara Demo yang Diperbolehkan dalam Islam?

Azis Muslim | 1 Februari 2024, 19:01 WIB
Ramai Demo APDESI di depan DPR hingga Ricuh, Bagaimana Tata Cara Demo yang Diperbolehkan dalam Islam?

AKURAT.CO Pada Rabu (31/1) terjadi aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat. Aksi ini dilakukan oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) yang menuntut pengesahan Revisi Undang-Undang (RUU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Menurut keterangan tertulis, demo ini menyebabkan kericuhan karena massa aksi berusaha masuk ke dalam kompleks parlemen untuk bertemu dengan anggota DPR.

Selain itu, mereka juga membakar spanduk hingga menggunakan palu untuk merusak fasilitas.

Baca Juga: Punya Makna yang Baik, Begini Arti Doa Qunut dan Hukum Membacanya Saat Shalat Subuh

Lalu bolehkah melakukan aksi demonstrasi dalam ajaran Islam?

Dalam hukum Islam, aksi demonstrasi diperbolehkan selagi tidak anarkis dan destruktif. Karena pada dasarnya demo merupakan cara untuk menasihati seseorang yang berbuat kesalahan. Selagi hal yang diprotes memang salah, maka boleh untuk melakukan demonstrasi.

Untuk tata cara yang benar dalam melakukan aksi demonstrasi yaitu menggunakan cara yang sopan sesuai dengan adab. Untuk menjalankan aksi demo, kita harus menggunakan prinsip Amar ma’ruf nahi munkar yaitu menyerukan kebaikan dan mecegah keburukan.

Hal ini tertuang dalam hadis berikut:
“Jihad yang paling utama adalah menyampaikan kalimat keadilan di hadapan penguasa yang dzalim.” (HR. Abu Daud no. 4344, Tirmidzi no. 2174, Ibnu Majah no. 4011).

Begitulah tata cara demo yang diperbolehkan dalam Islam. Ada baiknya saat kita menyampaikan aspirasi kepada pemerintah menggunakan cara yang benar dan sesuai dengan adab.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Azis Muslim
Lufaefi
Editor
Lufaefi