Apakah Rasisme Dilarang dalam Islam? Berikut Ini Penjelasannya, Lengkap dengan Dalil Al-Quran

AKURAT.CO Rasisme merupakan sikap meremehkan, menghina, merendahkan, dan atau mengolok-olok orang lain hanya karena berbeda suku dan budaya, warna kulit, agama, bangsa atau negara.
Berkaitan dengan perilaku rasisme, dalam ajaran Islam sendiri hal ini menjadi suatu hal yang sangat dilarang sebab merupakan suatu perbuatan yang tidak puji.
Setiap umat manusia itu sama di mata penciptanya Allah SWT, yang membedakannya hanyalah ketakwaan seseorang kepada Tuhannya.
Bukan hanya itu saja, dalam aturan hukum Indonesia terdapat undang-undang yang membahas tentang larangan diskriminasi ras atau disebut juga dengan rasisme ini.
Adapun undang-undangnya ialah diatur dalam UU No. 40 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis.
Baca Juga: Hukum Suami Tidak Mampu Memberikan Nafkah Pada Istri Menurut Islam
Lalu, kenapa islam melarang rasisme? Dikutip dari berbagai sumber pada Rabu (29/11/2023) berikut penjelasan mengenai larangan rasisme dalam Islam, lengkap dengan dalil Al-Qurannya.
Larangan Rasisme dalam Islam, Lengkap Dengan dalil Al-Qurannya
Sebagai agama yang mulia serta yang mengedepankan rasa saling menyayangi satu sama lain, dan juga mengutamakan perdamaian atau pun tolong-menolong dengan sesama manusia.
Dalam Islam hal ini disebut dengan hablumminannas yaitu hubungan manusia bukan hanya dengan Allah SWT (hablumminallah) tetapi juga hubungan baik dengan sesama manusia.
Rasisme tentunya dilarang dalam Islam, sebab telah melanggar norma yang berlaku. Yang mana sudah jelas bahwa Allah itu menyampaikan melalui dalil Al-Quran-Nya untuk tidak melakukan perilaku rasisme.
Sebagaimana kisahnya Bilal bin Rabah yang memiliki kulit hitam, tetapi memiliki kedudukan yang tinggi di antara para sahabatnya serta menjadi sosok lelaki yang diperebutkan oleh bidadari di surga.
Sehubungan dengan larangan rasisme dalam Islam, itu dijelaskan melalui ayat Al-Quran yang termaktub dalam surah Al-Hujurat tentang manusia diciptakan untuk saling mengenal, dan bukan untuk saling mengejek, mengolok-olok, meremehkan atau menghina satu sama lain.
يٰۤاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقۡنٰكُمۡ مِّنۡ ذَكَرٍ وَّاُنۡثٰى وَجَعَلۡنٰكُمۡ شُعُوۡبًا وَّقَبَآٮِٕلَ لِتَعَارَفُوۡا ؕ اِنَّ اَكۡرَمَكُمۡ عِنۡدَ اللّٰهِ اَ تۡقٰٮكُمۡ ؕ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيۡمٌ خَبِيۡرٌ ١٣
Artinya: “Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti.” (QS. Al-Hujurat ayat 13).
Dari ayat di atas, itu sudah jelas bahwa manusia diciptakan laki-laki dan perempuan berbangsa-bangsa dan bersuku adalah agar mereka saling mengenal, dan hanya orang-orang yang bertakwalah yang membedakannya.
Selain itu, perilaku rasisme yang merendahkan, mengejek atau mengolok-olok sesama manusia itu suatu perbuatan yang haram untuk dilakukan. Sebagaimana hal ini sudah dijelaskan larangannya melalui surah Al-Hujurat ayat 11 berikut ini:
يٰۤاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا لَا يَسۡخَرۡ قَوۡمٌ مِّنۡ قَوۡمٍ عَسٰٓى اَنۡ يَّكُوۡنُوۡا خَيۡرًا مِّنۡهُمۡ وَلَا نِسَآءٌ مِّنۡ نِّسَآءٍ عَسٰٓى اَنۡ يَّكُنَّ خَيۡرًا مِّنۡهُنَّۚ وَلَا تَلۡمِزُوۡۤا اَنۡفُسَكُمۡ وَلَا تَنَابَزُوۡا بِالۡاَلۡقَابِؕ بِئۡسَ الِاسۡمُ الۡفُسُوۡقُ بَعۡدَ الۡاِيۡمَانِ ۚ وَمَنۡ لَّمۡ يَتُبۡ فَاُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوۡنَ ١١
Artinya: “Wahai orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang diolok-olok), dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olok) perempuan lain, (karena boleh jadi perempuan (yang diolok-olok) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela satu sama lain, dan jangan saling memanggil dengan gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barangsiapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.”
Itulah penjelasan mengenai larangan mengenai perbuatan rasisme, lengkap dengan ayat Al-Quran yang menjadi dasar larangannya.
Bukan hanya dalam ajaran Islam saja rasisme dilarang, tetapi hal ini juga sudah jelas aturan hukumnya dalam UU No. 40 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis.
Oleh sebab itu, hindari melakukan perbuatan rasisme pada sesama manusia, sebab manusia itu diciptakan untuk saling mengenal satu sama lain dan bukan untuk mencela. Dan yang membedakan manusia di sisi Allah adalah ketakwaannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai




