Akurat Logo

Inilah Watak Buruk Yahudi Yang Terdapat Dalam Hadits Nabi, Jangan Sampai Kita Memilikinya, Naudzubillah!

Tria Sutrisna | 22 November 2023, 22:03 WIB
Inilah Watak Buruk Yahudi Yang Terdapat Dalam Hadits Nabi, Jangan Sampai Kita Memilikinya, Naudzubillah!

AKURAT.CO Dalam beberapa riwayat nabi, terdapat penggambaran watak buruk Yahudi yang sering disebut dalam ajaran Nabi Muhammad SAW. Beberapa karakteristik negatif tersebut cukup dikenal di kalangan umat Islam, termasuk dalam hadis-hadis yang menyebutkan sifat-sifat mereka.

Penting bagi umat Muslim untuk memahami karakteristik yang disebutkan dalam hadis terkait Yahudi sebagai pembelajaran, bukan untuk menyalahkan atau menjustifikasi sikap tertentu terhadap suatu kelompok.

Mengetahui watak buruk yang disebutkan dapat menjadi pengingat tentang perilaku yang harus dihindari, serta memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga sikap dan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Al-Quran Sebut Yahudi Gemar Membunuh Para Nabi, Pantas Saja Mereka Keji Melakukan Genosida Pada Anak-anak

Berikut beberapa watak buruk Yahudi dalam hadits Nabi, yang sudah semestinya diketahui seorang muslim.

Menghalalkan Sesuatu yang Haram

Dikutip dari lama Facebook milik, Dr. Mohd Khafidz Soroni, Yahudi kerap menghalalkan yang haram. Hal ini sebagaimana hadits riwayat Imam Ahmad dan Daud. 

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لَعَنَ اللهُ الْيَهُوْدَ حُرِّمَتْ عَلَيْهِمُ الشُّحُوْمُ فَبَاعُوْهَا وَ أَكَلُوْ أَثْممَانِهَا وَإِنَّ اللهَ إِذَا حَرَّمَ عَلَى قَوْمٍ أَكْلَ شَيْئٍ حَرَّمَ عَلَيْهِمْ ثَمَنَهُ. – رواه أحمد و أبو داود

Artinya: “Dari Ibnu Abbas Nabi SAW bersabda, Allah melaknat orang-orang Yahudi, karena telah diharamkan kepada mereka lemak-lemak (bangkai) namun mereka menjualnya dan memakan hasil penjualannya. Sesungguhnya Allah jika mengharamkan kepada suatu kaum memakan sesuatu, maka haram pula hasil penjualannya.” (HR Ahmad dan Abu Dawud).

Mendoakan Hal Buruk Untuk Nabi Muhammad SAW

Sifat buruk orang Yahudi juga tercatat dalam banyak hadist Rasulullah SAW. Di antara mereka, mereka suka mengambil kesempatan untuk berdoa untuk kecelakaan terhadap Baginda SAW.

Aisyah RA berkata: "Sekumpulan orang Yahudi pernah datang kepada Rasulullah SAW, lalu mereka mengucapkan dengan nada salam: 'As-samu 'alaik (yaitu, kematian atasmu)'. Jadi aku mengutuk mereka juga. Namun ia berkata: "Apa yang salah denganmu? '' Jawaban saya: 'Apakah kamu tidak mendengar apa yang mereka katakan? "'Dia menjawab: 'Apakah kamu tidak akan mendengar apa yang aku katakan sebagai balasan: Wa'alaikum (maksudku, atas kalian semua juga). (Sejarah al-Bukhari dan Muslim).

Baca Juga: 3 Ayat Al-Quran Larangan Mengikuti Kelompok Yahudi, Alasannya Karena Mereka Termasuk Orang Zalim

Memerangi Umat Muslim

Yahudi akan selalu memerangi umat Islam hingga hari kiamat. Hal ini sebagaimana hadits riwayat Imam Muslim: 

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ يَعْنِي ابْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ سُهَيْللٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْههِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقَاتِلَ الْمُسْلِمُونَ الْيَهُودَ فَيَقْتُلُهُمْ الْمُسْلِمُونَ حَتَّى يَخْتَبِئَ الْيَهُودِيُّ مِنْ وَرَاءِ الْحَجَرِ وَالشَّجَرِ فَيَقُولُ الْحَجَرُ أَوْ الشَّجَرُ يَا مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا يَهُودِيٌّ خَلْفِي فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ إِلَّا الْغَرْقَدَ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرِ الْيَهُودِ

Artinya: “Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id telah menceritakan kepada kami Ya’qub bin Abdurrahman dari Suhail dari ayahnya dari Abu Hurairah, Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda, “Kiamat tidak terjadi hingga kaum muslimin memerangi Yahudi lalu kaum Muslimin membunuh mereka hingga orang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, batu atau pohon berkata, ‘Hai muslim, hai hamba Allah, ini orang Yahudi di belakangku, kemarilah, bunuhlah dia, ‘ kecuali pohon gharqad, ia adalah pohon Yahudi.” (HR. Imam Muslim).

Perilaku buruk mereka juga terekam jelas dalam Al-Qur'an ketika mereka dilarang menangkap ikan pada hari Sabtu. Namun, mereka menggunakan trik dengan mengatur jaring sebelum hari Sabtu dan mengambil ikan yang terperangkap di jaring setelah hari itu. 

Allah SWT berfirman:

وَسْـَٔلْهُمْ عَنِ الْقَرْيَةِ الَّتِيْ كَانَتْ حَاضِرَةَ الْبَحْرِۘ اِذْ يَعْدُوْنَ فِى السَّبْتِ اِذْ تَأْتِيْهِمْ حِيْتَانُهُمْ يَوْمَ سَبْتِهِمْ شُرَّعًا وَّيَوْمَ لَا يَسْبِتُوْنَۙ لَا تَأْتِيْهِمْ ۛ كَذٰلِكَ ۛنَبْلُوْهُمْ بِمَا كَانُوْا يَفْسُقُوْنَ

 artinya: "Dan tanyakanlah kepada mereka (wahai Muhammad) tentang (penduduk) kota yang meletakkannya di tepi laut, ketika mereka melanggar larangan pada hari Sabtu, ketika datang kepada mereka pada hari Sabtu ikan (yang menjadi cobaan bagi) mereka, yang tampak muncul pada mereka permukaan air. Sementara itu beberapa hari lalu ikan tidak datang ke mereka. Jadi kami menguji mereka (dengan upaya itu) karena mereka selalu menjadi durhaka. " (QS. Surah al-A'raf: 163).

Wallahu A'lam.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Lufaefi
Editor
Lufaefi