Wanti-wanti Gejolak Politik 2024, Said Aqil Minta Pemerintah Agresif Sebar Spirit Islam Nusantara

AKURAT.CO Ketua Umam PBNU 2010-2121 KH Said Aqil Siraj mewanti-wanti adanya gejolak politik menjelang tahun pemilu 2024. Pria yang kini juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Islam Nusantara Foundation (INF) meminta pemerintah agresif untuk menyebarkan nilai-nilai Islam Nusantara.
"Pemerintah harus lebih agresif mempromosikan dan menyebarkan spirit Islam Nusantara ke seluruh penjuru dunia," kata Kiai Said di kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (27/11).
Menurutnya, Islam Nusantara yang diadopsi dari keanekaragaman budaya dapat menjadi pelopor kemajuan peradaban.
"Ke depan Islam Nusantara akan mampu menjadi ikon perdamaian dan pelopor humanitarianisme beragama serta kemajuan peradaban," katanya.
Pengasuh Ponpes Al Tsaqafah Jakarta itu meyakini Islam Nusantara bisa diterapkan di negara-negara di dunia sebagai pedoman berdemokrasi yang damai. Dia menilai kerja kebangsaan, kemanusiaan, dan keberagaman yang ramah damai dan toleran dapat dilakukan secara simultan.
Kang Said, sapaan akrab beliau, meminta semua pihak berhenti berbicara soal perbedaan keragaman yang berpotensi timbulnya politik identitas.
Lebih lanjut, dia mengingatkan para politikus, partai politik, dan penyelenggaran pemilu agar mengutamakan keselamatan dan keutuhan Bangsa dibanding kepentingan pragmatis lain.
"Enggak usah bicara perbedaan agama, ras, nanti ada Jawa, Sunda, Batak diungkit-ungkit lagi nanti," katanya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai


