Akurat Logo

Jarang Orang Tahu, ini 3 Alasan Kenapa Riba Dilarang dalam Islam

Thony H | 11 Agustus 2022, 06:12 WIB
Jarang Orang Tahu, ini 3 Alasan Kenapa Riba Dilarang dalam Islam

AKURAT.CO Riba merupakan istilah yang berasal dari Bahasa Arab yang berarti kelebihan atau tambahan. Dalam konteks syariah Islam, arti riba adalah mengerucut pada kelebihan dari pokok utang. 

Kelebihan dari pokok utang inilah yang membedakan riba dengan transaksi jual beli yang dikenal dengan ribhun atau laba. Islam menegaskan bahwa riba hukumnya haram.

Karena jeleknya nilai riba Allah Swt menetapkan riba sebagai transaksi yang haram. Dalam QS. Ali Imran: 103 Allah Swt berfirman:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا لَا تَاۡكُلُوا الرِّبٰٓوا اَضۡعَافًا مُّضٰعَفَةً ‌ ۖ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُوۡنَ‌ۚ

Yaaa ayyuhal laziina aamanuu la taakuhur ribaaa ad'aafam mudaa'afatanw wattaqul laaha la'allakum tuflihuun

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian memakan riba dengan berlipat ganda. Dan bertakwalah kalian kepada Allah agar kalian mendapatkan keuntungan.”

Refleksi atas ayat tersebut memberikan pesan-pesan mengapa sebetulnya riba diharamkan oleh Allah. Dari ayat tersebut di atas, dapat dipahami beberapa alasan akan keharaman riba, sebagai berikut:

Pertama, riba dapat menghilangkan sikap saling tolong menolong. Sebagaimana di awal disebutkan, bahwa Islam adalah agama yang identic dengan tolong menolong. Islam menuntut kita untuk memberikan kelebihan harta kepada orang lain yang kekurangan. Sementara riba tidak demikian, riba justru memutus mata rantai sikap saling tolong menolong sebab menuntut orang lain membayar lebih atas apa yang dipinjamnya.

Kedua, riba dapat merampas kekayaan orang lain dengan cara yang batil. Riba diharamkan oleh Allah Swt karena sadar atau tidak telah melegalkan praktik perampasan kekayaan terhadap mereka yang berhutang. Secara pelan tapi pasti, riba menggerogoti harta mereka yang sudah miskin, yang seharusnya dibantu, namun justru ditindas.

Dan ketiga, riba membentuk orang menjadi malas. Riba dapat membentuk orang menjadi malas, karena hanya mengandalkan tambahan uang dari hasil riba. Orang yang menghutangkan harta bisa jadi tidak mau lagi berusaha mencari nafkah, dan hanya mengandalkan uang haram tuntutan riba.

Demikian alasan-alasan mengapa riba diharamkan dalam agama Islam. Semoga bermanfaat sehingga bisa menjauhkan kita dari segala macam transaksi yang berpotensi menimbulkan unsur riba. Amin.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Thony H
L
Editor
Lufaefi