Akurat

Pahala Sholat Tarawih: Dalil Sahih, Penjelasan Ulama, dan Fakta yang Perlu Kamu Tahu

Lufaefi | 21 Februari 2026, 08:15 WIB
Pahala Sholat Tarawih: Dalil Sahih, Penjelasan Ulama, dan Fakta yang Perlu Kamu Tahu

AKURAT.CO Sholat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang menjadi ciri khas bulan Ramadan. Setiap malam, umat Islam berbondong-bondong ke masjid untuk melaksanakan qiyam Ramadan dengan penuh harap akan pahala dan ampunan.

Namun, apa sebenarnya dalil sahih tentang pahala sholat Tarawih? Bagaimana penjelasan para ulama mengenai keutamaannya? Dan fakta apa saja yang perlu dipahami agar tidak keliru dalam memaknainya?

Secara normatif, dasar utama pahala Tarawih bersandar pada hadis sahih yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Muslim. Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barang siapa yang menegakkan (shalat malam) pada bulan Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Hadis ini menjadi fondasi teologis bahwa pahala Tarawih tidak sekadar tambahan kebaikan, tetapi berkaitan langsung dengan ampunan dosa. Para ulama menjelaskan bahwa frasa “imanan wa ihtisaban” menunjukkan dua syarat utama: keyakinan yang benar kepada Allah dan niat tulus mengharap ridha-Nya, bukan sekadar mengikuti tradisi.

Selain itu, terdapat hadis lain yang menegaskan keutamaan berjamaah. Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ

“Sesungguhnya siapa yang shalat bersama imam hingga selesai, dicatat baginya pahala seperti shalat semalam penuh.”

Baca Juga: Apa Hukumannya Puasa tapi Tidak Sholat Tarawih?

Hadis ini menunjukkan bahwa pahala Tarawih berjamaah memiliki nilai yang sangat besar. Bahkan, seseorang yang mengikuti imam sampai selesai memperoleh ganjaran seakan-akan ia menghidupkan seluruh malam dengan ibadah.

Penjelasan Ulama tentang Pahala Tarawih

Para ulama menegaskan bahwa Tarawih adalah sunnah muakkadah, yakni sunnah yang sangat dianjurkan. Ia bukan kewajiban, namun sangat ditekankan karena keutamaannya. Pahala Tarawih tidak hanya terletak pada jumlah rakaat, tetapi pada kualitas kekhusyukan, panjangnya bacaan Al-Qur’an, serta konsistensi selama Ramadan.

Sebagian ulama juga mengingatkan agar umat Islam tidak mudah percaya pada riwayat-riwayat lemah yang merinci pahala setiap malam Tarawih secara spesifik. Banyak hadis yang menyebutkan pahala berbeda pada tiap malam Ramadan ternyata berstatus lemah atau tidak sahih. Karena itu, landasan yang kuat tetap kembali pada hadis sahih tentang ampunan dosa dan pahala qiyam Ramadan secara umum.

Fakta Penting yang Perlu Dipahami

Pertama, pahala Tarawih tidak otomatis diperoleh tanpa keikhlasan. Niat yang lurus menjadi inti diterimanya amal. Kedua, pahala Tarawih tidak bergantung pada perdebatan jumlah rakaat, melainkan pada kesungguhan ibadah. Ketiga, Tarawih adalah momentum memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an, sebagaimana firman Allah:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ

“Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an.” (QS. al-Baqarah: 185)

Karena itu, pahala Tarawih juga berkaitan erat dengan tilawah dan tadabbur Al-Qur’an yang dibaca dalam shalat.

Bagi generasi muda, memahami pahala Tarawih secara ilmiah dan berbasis dalil sahih penting agar ibadah tidak sekadar ikut-ikutan. Ramadan adalah kesempatan emas yang datang setahun sekali. Menghidupkan malamnya dengan Tarawih berarti memaksimalkan peluang meraih ampunan dan kedekatan spiritual dengan Allah.

Baca Juga: Apa Hukumannya Puasa tapi Tidak Sholat Tarawih?

QnA Seputar Pahala Sholat Tarawih

  1. Apakah pahala Tarawih benar-benar menghapus dosa?
    Ya, berdasarkan hadis sahih, dosa yang telah lalu diampuni bagi yang melaksanakannya dengan iman dan mengharap pahala.

  2. Apakah lebih besar pahala berjamaah?
    Ya. Mengikuti imam hingga selesai dicatat seperti pahala shalat semalam penuh.

  3. Apakah pahala berbeda antara 8 dan 20 rakaat?
    Tidak ada dalil sahih yang membedakan secara spesifik. Yang utama adalah kekhusyukan dan konsistensi.

  4. Apakah anak muda juga mendapat pahala yang sama?
    Ya, selama memenuhi syarat iman dan keikhlasan, pahala berlaku bagi semua Muslim.

Dengan memahami dalil sahih dan penjelasan ulama, pahala sholat Tarawih dapat dimaknai secara benar: bukan sekadar rutinitas Ramadan, melainkan peluang besar meraih ampunan, pahala berlipat, dan pembinaan jiwa yang mendalam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi