7 Amalan yang Pahalanya Dilipatgandakan di Bulan Suci Ramadhan

AKURAT.CO Bulan suci Ramadhan memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh bulan-bulan lainnya. Salah satu keutamaannya adalah dilipatgandakannya pahala amal kebaikan.
Para ulama menjelaskan bahwa Ramadhan merupakan momentum terbaik untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah, karena setiap amal saleh mendapatkan balasan yang berlipat dari Allah Swt.
Berikut tujuh amalan yang pahalanya dilipatgandakan di bulan suci Ramadhan berdasarkan Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad saw.
-
Puasa Ramadhan dengan iman dan penuh keikhlasan
Puasa merupakan ibadah utama di bulan Ramadhan. Keistimewaannya terletak pada balasan langsung dari Allah Swt., tanpa batasan tertentu.
Dalil hadis:
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصِّيَامَ، فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ
Artinya:
Setiap amal anak Adam adalah untuknya, kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.
Hadis ini menunjukkan bahwa pahala puasa di bulan Ramadhan memiliki keutamaan yang sangat besar dan khusus.
-
Membaca dan mengkaji Al-Qur’an
Ramadhan dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an. Membaca Al-Qur’an di bulan ini memiliki keutamaan yang berlipat dibandingkan waktu lainnya.
Dalil Al-Qur’an:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ
Artinya:
Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an.
Para ulama menganjurkan agar kaum muslimin memperbanyak tilawah, tadabbur, dan kajian Al-Qur’an sepanjang Ramadhan.
-
Salat Tarawih dan qiyamul lail
Salat malam di bulan Ramadhan, baik tarawih maupun qiyamul lail, termasuk amalan yang sangat dianjurkan dan berpahala besar.
Dalil hadis:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya:
Barang siapa melaksanakan qiyam Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.
Baca Juga: Amalan Sunah yang Dianjurkan di Awal Bulan Puasa menurut Ulama
Hadis ini menegaskan besarnya pahala ibadah malam di bulan Ramadhan.
-
Bersedekah dan membantu sesama
Sedekah di bulan Ramadhan memiliki nilai yang sangat tinggi, terlebih jika dilakukan untuk membantu orang-orang yang membutuhkan.
Dalil hadis:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدَ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ
Artinya:
Rasulullah saw. adalah manusia yang paling dermawan, dan beliau paling dermawan ketika bulan Ramadhan.
Hal ini menjadi dasar anjuran ulama untuk memperbanyak sedekah selama Ramadhan.
-
Memberi makan orang yang berpuasa
Memberi iftar kepada orang yang berpuasa merupakan amalan ringan namun berpahala besar.
Dalil hadis:
مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا
Artinya:
Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka ia memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun.
Hadis ini menunjukkan besarnya pahala berbagi di bulan Ramadhan.
-
Memperbanyak doa dan istighfar
Ramadhan adalah bulan doa dan ampunan. Doa orang yang berpuasa memiliki kedudukan yang istimewa di sisi Allah Swt.
Dalil hadis:
ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ، مِنْهُمْ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ
Artinya:
Ada tiga golongan yang doanya tidak tertolak, salah satunya adalah orang yang berpuasa hingga ia berbuka.
Karena itu, ulama menganjurkan untuk memperbanyak doa, terutama pada waktu-waktu mustajab.
Baca Juga: Doa Awal Ramadhan dengan Tulisan Arab, Latin dan Artinya
-
Menjaga akhlak dan menahan diri dari perbuatan dosa
Kesempurnaan puasa tidak hanya terletak pada ibadah lahiriah, tetapi juga pada akhlak dan pengendalian diri.
Dalil hadis:
مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ
Artinya:
Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan buruk, maka Allah tidak membutuhkan ia meninggalkan makan dan minumnya.
Hadis ini menegaskan bahwa menjaga akhlak merupakan bagian penting dari ibadah puasa.
Penutup
Tujuh amalan tersebut menunjukkan bahwa Ramadhan adalah bulan kesempatan untuk meraih pahala berlipat ganda. Dengan memanfaatkan bulan suci ini secara optimal melalui ibadah, sedekah, dan akhlak mulia, seorang muslim diharapkan mampu meningkatkan ketakwaan dan kualitas dirinya di hadapan Allah Swt.
Semoga Allah Swt. memberikan taufik kepada kita semua untuk mengamalkan amalan-amalan tersebut dan menerima seluruh amal ibadah kita di bulan Ramadhan. Aamiin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










