Kuota Haji Kabupaten Bogor 2026 Turun Drastis, Akibat Aturan Baru Kemenhaj?

AKURAT.CO Kuota jemaah haji Kabupaten Bogor untuk tahun 2026 mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi yang dirilis melalui Kementerian Agama RI, jumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Bogor turun hampir setengah dari tahun sebelumnya.
Pada 2025, Kabupaten Bogor mendapatkan kuota sebanyak 3.189 jemaah, namun pada 2026 hanya 1.598 orang. Penurunan ini menjadikan Bogor sebagai salah satu daerah di Jawa Barat yang paling terdampak kebijakan redistribusi kuota haji tahun depan.
Kebijakan baru ini disebut-sebut sebagai bagian dari penyesuaian alokasi dan distribusi daftar tunggu nasional, seiring dengan penerapan sistem digitalisasi dan pemerataan kuota di seluruh Indonesia oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi (Kemenhaj) serta Kementerian Agama RI.
Baca Juga: Cara Cek Nomor Porsi Haji 2026: Panduan Lengkap Estimasi Keberangkatan dan Kuota Tiap Provinsi
Selain Bogor, beberapa daerah lain di Jawa Barat juga mengalami penurunan serupa. Kota Bandung misalnya, turun dari 2.325 jemaah pada 2025 menjadi 1.495 jemaah pada 2026. Kabupaten Bandung bahkan lebih drastis, dari 2.546 menjadi hanya 429 jemaah.
Meski begitu, tidak semua wilayah mengalami pengurangan. Kota Bekasi justru mengalami peningkatan tajam dari 2.615 jemaah menjadi 4.964 orang, sedangkan Kabupaten Indramayu naik dari 1.699 menjadi 2.885 jemaah.
Secara keseluruhan, kuota haji Jawa Barat tahun 2026 tercatat sebanyak 29.643 orang, terdiri atas 27.833 jemaah reguler, 1.482 jemaah lansia, 205 pembimbing KBIHU, dan 123 petugas haji daerah.
Penurunan kuota di beberapa wilayah memunculkan tanda tanya di kalangan masyarakat dan pemerintah daerah. Sejumlah pihak menduga hal ini berkaitan dengan aturan baru dari Kemenhaj Arab Saudi yang menyesuaikan kapasitas layanan serta penerapan sistem digital dan proporsionalitas daftar tunggu antarprovinsi.
Hingga kini, Kementerian terkait belum memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab spesifik penurunan drastis di Kabupaten Bogor dan sejumlah daerah lain. Pemerintah daerah berharap adanya evaluasi dan klarifikasi dari Kementerian terkait agar calon jemaah haji yang sudah lama menunggu tidak semakin tertunda keberangkatannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








