Data Terbaru 58 Jemaah Haji Indonesia Meninggal Dunia, DPR Minta Investigasi Pemeriksaan Kesehatan

AKURAT.CO Hingga Minggu, 25 Mei 2025 pukul 12.00 WIB, sebanyak 58 jemaah haji asal Indonesia dilaporkan meninggal dunia. Angka ini menjadi perhatian khusus bagi Tim Pengawas Haji (Timwas) DPR RI, terutama karena musim haji 1446 H/2025 M masih berada dalam fase pemberangkatan ke Arab Saudi.
Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), mayoritas jemaah yang wafat merupakan laki-laki. Dari total kuota 221.000 jemaah, lebih dari 160.000 di antaranya telah tiba di Tanah Suci.
Menanggapi tingginya jumlah jemaah yang wafat sebelum puncak ibadah haji, anggota Timwas DPR RI, Maman Imanul Haq, menyatakan perlunya dilakukan penelusuran lebih mendalam terhadap proses pemeriksaan kesehatan calon jemaah.
"Ini membuktikan bahwa masih ada yang perlu diinvestigasi secara serius," ujar Maman, yang juga anggota Komisi VIII DPR RI.
Baca Juga: Niat Puasa Sunnah Bulan Dzulhijjah, Bolehkah dengan Bahasa Indonesia?
Ia mengingatkan bahwa istitha’ah atau kelayakan kesehatan merupakan aspek vital yang selalu ditekankan oleh Komisi VIII. Pemeriksaan medis harus benar-benar akurat dan bebas dari unsur kedekatan personal.
“Tahun lalu, ada jemaah yang sudah sampai di asrama haji namun tidak jadi diberangkatkan setelah pemeriksaan ulang menyatakan yang bersangkutan tidak layak terbang,” jelasnya.
Maman juga mencontohkan kasus jemaah asal Sidoarjo yang meninggal dunia akibat serangan jantung saat dalam penerbangan. Menurutnya, kejadian-kejadian seperti ini menunjukkan kemungkinan adanya kelonggaran dalam proses penyaringan kesehatan.
"Istitha’ah kesehatan ini harus benar-benar dipahami bukan hanya oleh jemaah, tetapi juga tim medis. Jangan sampai ada yang diloloskan karena kedekatan pribadi, seperti saudara atau sahabat,” tegas politisi dari Fraksi PKB tersebut.
Baca Juga: Menteri Maman: Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Belanja Produk UMKM
Ia menambahkan, proses pemeriksaan seharusnya dilakukan secara berlapis dan melibatkan keluarga agar keputusan akhir benar-benar mempertimbangkan keselamatan jemaah. Timwas DPR akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan ibadah haji demi keselamatan dan kenyamanan jemaah Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi









