Siapa Mama Ghufron? Mengaku Bisa Berbahasa Jin dan Semut

AKURAT.CO Warganet dihebohkan dengan sosok Mama Ghufron. Pasalnya, ia mengaku bisa berbahasa jin bahkan bahasa semut.
Siapa Mama Ghufron yang bisa berbahasa jin bahkan bahasa semut itu?
Dikutip dari berbagai sumber, Mama Abuya Ghufron Al Bantani atau KH Muhammad Abdul Ghufron Al Bantani As Syafi'i hanyalah sebuah nama yang diberikan oleh sang guru. Pria berkelahiran 25 Desember 1963 itu memiliki nama asli Iyus Sugiman.
Konon, nama tersebut diberikan setelah ia berhasil menuntaskan amalan yang diperintahkan oleh gurunya. Kala itu, Mama Ghufron berkhalwat atau berdiam diri di Makam Syekh Abdul Qodir Jailani di Baghdad, Irak selama 40 hari 40 malam.
Baca Juga: Gempa Padang, Ini Doa saat Mendengar Gempa di Tempat Lain
Perjalanannya sebagai penceramah dimulai dengan menuntut ilmu kepada beberapa ulama. Seperti KH Hasan Amin atau Abuya Mama Armin Banten, KH Abdulloh Haq Nur Cianjur, KH Abdul Karim atau Mbah Makarim dari Boyolali, KH Shiroj atau Mbah Shiroj Panularan Kertosuro, dan masih banyak lainnya.
Ia berasal dari sebuah keluarga pasangan H Endang Mustofa dan Hj. Suntari Putri. Mama Gufhron merupakan anak kedua dari pasangan ini. Dalam satu kesempatan, Mama Ghufron mengklaim dirinya sebagai keturunan Syekh Nawawi Al Bantani.
Namun, KH Majazi Banten sebagai cicit dari Syekh Nawawi Al Bantani telah membantahnya. Melalui surat pernyataan yang ditulis, KH Majazi Banten mengklarifikasi bahwa Mama Ghufron bukanlah keturunan Syekh Nawawi Al Bantani.
Sebagai pendakwah, cerahmahnya kerap mengundang kontroversi masyarakat. Pasalnya, ia tak jarang berbicara dalam bahasa Arab dan bahasa Suryani yang artinya sulit dipahami.
Dalam salah satu ceramah, Mama Ghufron menyebut sebuah kata 'Maqoli'. Kata itu diduga sebagai bahasa Arab oplosan. Hal tersebut tentunya berhasil memicu reaksi dari berbagai pihak, tak terkecuali Ustaz Abdul Somad (UAS).
Alih-alih menemukan kata 'Maqoli' dalam kitab, UAS menyebutkan bahwa ia menemukan kata dari bahasa lain yang mirip dengan kata tersebut. Yakni 'makgeolli' dari Korea Selatan yang berarti minuman beralkohol dari ampas beras.
Baca Juga: Suami Jennifer Coppen Dali Wassink Dikremasi Padahal Mualaf, Bagaimana Hukum dalam Islam?
Tak hanya itu, Mama Ghufron turut mengklaim telah menulis hingga 500 kitab dalam bahasa Suryani. Akan tetapi, wujud dari kitab yang ditulisnya tidak pernah ditampakkan kepada publik.
Baru-baru ini, Mama Ghufron kembali menuai kontroversi setelah mengaku bisa berbicara dengan semut dan jin. Setelah berdakwah dalam bahasa semut, ia berterus terang bila dirinya dapat mengubah air biasa menjadi air zam-zam.
Meski begitu, Mama Ghufron diketahui memiliki pengikut yang setia. Ia memiliki pondok pesantren bernama Ponpes Uniq Nusantara yang tersebar di dua wilayah. Antara lain di Petukangan, Surabaya dan Dampit, Malang.
Pesantren itu telah dirintis sejak 1999 dan diresmikan pada 17 Agustus 2000 oleh Mama Ghufron. Di Surabaya sendiri, bangunannya berlokasi di Jalan Petukangan Gang VIII Nomor 09, Surabaya dengan dihuni oleh sekitar 150 santriwati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









